Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bhabinkamtibmas Bripda Indra Jaya Berikan Himbauan Kamtibmas Terhadap Warga Alimukim |  Kanit Sabhara Dan Dua Anggota Lakukan K2YD Dan Cipta Kondisi |  Bripka Darseno Dan Bripka M. Rif’an Lakukan K2YD Dan Cipta Kondisi |  Aiptu Zainal Dan Amin Lakukan Sholat Ashar Berjamaah |  Aiptu Zainal Dan Bripda Indra Lakukan Sholat Isya Berjamaah Bersama Warga |  Kanit Sabhara Dan Dua Anggota Lakukan Sholat Maghrib Berjamaah |  Pengiriman Tersangka Ke Kejaksaan |  Melalui cara ini,Bripda Bachtiar berharap tidak ada karhutla diwilayah hukumnya |  Ini cara personil polsek sambung makmur cegah karhutla diwilayah hukumnya |  Ini cara Banit Sabhara Polsek Sambung cegah karhutla diwilayah hukumnya |  Ini cara Bripda Bachtiar cegah karhutla diwilayah hukumnya |  Binmas Polres Banjar Laksanakan Anev Rutin | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar. – Bhabinkamtibmas Desa Cabi terus sosialisasikan larangan pungli di Desa binaanya. Senin (16/04/2018).

Untuk mengantisipasi terjadinya tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum atau Instansi atau Perangkat Pemerintahan maupun masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Cabi Bripka Zainudin Renggur, SH gencar mensosialisaikan tentang larangan pungli kepada masyarakat, Kantor Pemerintahan atau Instansi yang ada di Desa Cabi Kecamatan Simpang Empat, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman bahwa perbuatan pungli itu dilarang oleh Pemerintah karena melanggar Hukum dan perbuatan menerima atau memberikan imbalan ( pungli ) dengan maksud agar urusan cepat selesai sama – sama bersalah dan dapat dijerat dengan Hukum Pidana, kegiatan tersebut dalam rangka menciptakan pelayanan kepada masyarakat disegala bidang yang cepat, transparan dan bebas pungli sehingga terciptalah situasi Kamtibmas yang aman tentram.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H. S.I.K. M.H. melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo J, S.I.K mengatakan ” Kegiatan Sosialisasi larangan pungli tersebut bertujuan untuk memberikan pengertian atau pemahaman kepada masyarakat bahwa perbuatan memberi atau menerima sesuatu dengan maksud memperlancar urusan adalah perbuatan melanggar Hukum ” tutup AKP Wahyu Ismoyo J, S.I.K.

Berikan komentar