Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Apel Pengamanan Dalam Rangka Isra Mi’raj dan Tasakuran bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Asegaf yang dipimpin Oleh AKP Samsu Darsono di Kec. Astambul Kab. Banjar. |  Iptu Suherman Pimpin Pelaksanaan Apel Pagi |  Berikan Rasa Aman Kepada Masyarakat, Polsek Aranio Lakukan Patroli Malam |  Giat Apel Pagi Anggota Polsek Karang Intan Dipimpin Oleh Kasi Humas Ipda Haris Wahyuni |  Jamin Situasi Kondusif Kampanye Terbuka DPC PBB Kab. Banjar, Anggota Giat Pengamanan |  Deklarasi Pemilu Damai Polsek Aranio Bersama Security PLTA Sektor Aranio |  Personil Gabungan Polres Banjar Dan Polsek Sungai Tabuk Giat Pengamanan Kampanye Di Tajau Landung |  Bripka Mahmud Serap Aspirasi Masyarakat Dengan Program DDS |  Giat Comander Wish Pagi Hari Anggota Polsek Karang Intan |  Commander Wish Anggota Polsek Aranio Pagi Hari |  Bhabinkamtibmas Brigadir Agus. TB Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Kapolsek Martapura Timur Pimpin Apel Pagi dan Beri Arahan Pada Anggotanya. | 

Pada hari kamis tanggal 07 juni 2018 bertempat diruangan sidang pengadilan megeri Martapura Anggota Satuan Sabhara Polres Banjar dibantu dengan Hakim GESANG YOGA MADIASTO, SH serta Panitra JUMSRI, SH menyidangakan kasus tindak pidana ringan (TIPIRING) terhadap saudara ABDUL KOSIM Bin (Alm) BURHAN, 40 tahun, laki – laki, islam, swasta dengan alamat Jl. Swkumpul Raya Rt. 004 Rw. 005 kec. martapura kab. Banjar, karena kedapatan menjual, mengolah, mengoplos dan mengonsusi minuman jenis tuak yang terbuat dari campuran air putih, ragi tapai, cengkih dan lada, yang mana itu di larang dalam perda kab Banjar pasal 14 ayat 2 jo pasal 5 ayat 1 hurup C No 6 tahun 2017 tentang perubahan atas perda kab. banjar No 15 tahun 2015.

Hal ini juga dikuatkan oleh keterangan saksi dan barang bukti yang dihadirkan dalam persidangan, maka an. ABDUL KOSIM Bin (Alm) BURHAN bersalah melanggar perda kab. banjar. dan atas kesalahannya yang bersangkutan dikenakan hukuman denda sebesar RP. 1.000.000,_(Satu juta rupiah) dan jika tidak sanggup membayar maka akan diganti dengan hukuman selama 10 (Sepuluh) hari kurungan, serta membebankan biaya persidangan sebesar Rp 2000,_ (Dua ribu rupiah)

Hal ini agar bisa menimbulkan sok terapi/epek jera kepada para pengonsumsi, pembuat dan pengedar minuman oplosan, zat adiktif lainnya, obat – obatan oplosan dan atau minuman oplosan di kab. banjar.

Kategori: Satuan Sabhara

Berikan komentar