Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Subandrio Ajak Warga Binaannya Tolak Paham Radikalisme |  Giat sambang desa Aipda putu (kanit binmas) polsek astambul |  Cegah adanya kenakalan anak2 di desa desa bripka jono lakukan sosialisasi |  Bhabinkamtibmas Rutin Laksanakan Sholat Berjamaah Bersama Warga di Mesjid |  Agar Warganya Terhindar Dari Penyalahgunaan Narkoba, Ini Yang Rutin di Lakukan Bripka Subandrio |  Bhabinkamtibmas Ini Ajak Perangkat Desa Tidak Lakukan Pungli |  Bripka Subandrio Sosialisasikan Karhutla Kepada Warga Desa Simpang Tiga |  Bripka Subandrio Melaksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga di Mesjid Al Hijriah |  Kegiatan Patroli Polsek Matraman, Berikan Keamanan Bagi Warganya |  Kanit Provost Pimpin Apel Pagi Polsek Matraman |  Serah Terima Penjagaan Dan Barang Inventaris |  Bripka Imam Priyono rutin Sholat berjamaah di Masjid At Taqwa | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar – Polsek Sungai Tabuk – Penemuan Mayat di dalam box yang terbuat dari plastik yang menghebohkan warga pemakuan laut sungai tabuk akhirnya Polres Banjar pun bergerak cepat untuk mengungkap motif dalam kasus ini.

Terlihat, Waka Polres Banjar Kompol Aji Lukman bersama Tim Inafis Polres Banjar yang membawa mayat dalam box plastik ke RSUD Ulin Banjarmasin, akhirnya bisa mengenali korban pembunuhan ini melalui sidik jari.
Kapolsek Sungai Tabuk AKP Idit Aditya, S. Sos membenarkan bahwa nama korban adalah Linda Wati (32 tahun), merupakan warga Anjir Serapat Timur, Kapuas, Kalimantan Tengah. Sedangkan untuk tersangka, ia belum menyampaikan, karena masih dalam proses penyelidikan.
“Dari sidik jari korban, bisa dilacak karena terkoneksi dengan data online KTP elektronik, sehingga memudahkan kami untuk mengenali korban,” ucap Kapolsek Sungai Tabuk, AKP Idit Aditya, Minggu (10/6/2018).
Peristiwa ini penemuan mayat yang membuat warga Desa Pemakuan geger ini berdasarkan keterangan salah seorang saksi, yakni Muhammad Said  bahwa sekitar pukul 00.30 Wita, Minggu (10/6/2018) dinihari, ia bersama sejumlah jamaah Mushala Al Musyarrofah sedang melakukan tadarus Al Qur’an, kedatangan seorang pria yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter.

Kemudian, dia mampir di depan mushala. Saat itu, Muhammad Said bersama teman-temannya tengah duduk di teras mushala mendapat titipan  barang bawaan pria ini berupa box yang terbuat dari plastik dengan alasan bahwa box itu berisi barang dagangannya.
“Orang itu bilang menitipkan barang bawaan sebentar, sebab ia akan mengambil HP (handphone) yang tertingal. Karena tidak curiga apa-apa, kami hanya mengiyakan,” ujar saksi Muhammad Said.

Berikan komentar