Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Cegah Terjadinya Curanmor, Polsek Aranio Rutin Laksanakan Pemeriksaan |  Brigadir Vicky Kunjungi Desa Binaanya, Ini Yang Disampaikan…? |  Polsek Aranio Laksanakan Patroli Malam Di Objek Vital |  Kanit Binmas Aiptu M. Zais. H Himbauan Cegah Karhutla Bersama Warga Desa Mandiangin Barat Karang Intan |  Personil Polsek Gambut Siaga Di Penyeberangan Anak Sekolah |  Kspk Aipda Mulyanto Sholat ‘Isya Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Desa Pandak Daun Karang Intan |  Bhabinkamtibmas Hadiri Isra Mi’raj |  Kanit Intelkam Bripka Wawan. S Dan Bhabin Bripka M. Rif’an Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Bripka Santo Lakukan Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga Pengaron |  Kspk Aipda Mulyanto Dan Bhabin Bripka M. Rif’an Sholat ‘Ashar Berjamaah Bersama Wsrga Desa Lihung Karang Intan |  Aiptu Sarto Polsek Pengaron Lakukan Sholat Maghrib Berjamaah |  Polsek Pengaron Lakukan Patroli Pemukiman Penduduk | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar – Satreskrim Polres Banjar melangsungkan konferensi pers terkait kasus pembunuhan yang menewaskan Dahlia, seorang ibu muda yang masih berusia 23 tahun dengan 1 orang anak, di desa Simpang Tiga, Kecamatan Mataraman, beberapa waktu lalu.

Pelaku pembunuhan terhadap seorang ibu muda tersebut, tak lain adalah Ruliansyah, suami korban sendiri.

“Motif daripada pelaku membunuh istrinya tersebut, si pelaku murka karena selalu disudutkan oleh korban lantaran pelaku merupakan seorang pengangguran. Atas dasar itulah pelaku tega menghabisi nyawa istrinya dengan menggunakan senjata tajam jenis badik,” kata Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Wakapolres Kompol Joseph Edward Purba saat memimpin berlangsungnya konferensi
pers, Selasa (18/9/2018), sore.

Dikatakan Joseph Edward Purba, petugas tak butuh waktu lama untuk mengamankan pelaku tersebut, meski pelaku sempat melarikan diri meninggalkan Kabupaten Banjar.

“Sebelum akhirnya diamankan petugas, diketahui pelaku sempat melarikan diri ke rumah pamannya di daerah Hulu Sungai Tengah, kemudian Resmob Polres Banjar langsung berkoordinasi dengan Resmob Hulu Sungai Tengah untuk dilakukan penangkapan terhadap pelaku,” terang Joseph Edward Purba.

Disebutkan Joseph Edward Purba, pelaku membunuh istrinya dengan cara menusukkan badik tersebut ke bagian bawah leher sebelah kanan korban.

“Dari aksi nekat pelaku ini, korban mengalami luka tusuk sedalam 3 Cm dengan lebar 2 Cm, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia seketika itu juga,” tambahnya.

Atas perbuatannya ini, korban dijerat pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara. Dalam pelaksanaan konferensi pers kali ini, Wakapolres Banjar didampingi Kasubbag Humas Iptu Sugiarto, KBO Reskrim Ipda Munthe, Kanit Resmob Ipda Nur Arin, Kapolsek Mataraman AKP Rissan Simaremare, dan Kanit Reskrim Polsek Mataraman Ipda Andi Pratekno.

Berikan komentar