Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Personil Sat Lantas Polres Banjar Setiap Weekend Melaksanakan Rekaya Lalu Lintas |  Mengurangi Perpadatan di Hari Weekend |  Penutupan Perputaran Batas Kota Mengurai Perpadatan Lalu Lintas |  Kanit Binmas Aipda Didik. D Himbauan Larangan Karhutla Bersama Ibu Ibu Warga Desa Jingah Habang Hilir Karang Intan |  Brigadir Rustadi Melakukan Penutupan Perputaran Batas Kota |  Brigadir Ferry Melaksanakan Rekasaya Lalu Lintas |  Penutupan Perputaran Batas Kota Menjegah Kemacetan |  Anggota Sat Lantas Polres Banjar Bersama Anggota Lantas Kertak hanyar |  Kanit Binmas Aipda Didik. D Himbauan Tolak Pungli Bersama Ibu Ibu Warga Pandak Daun Karang Intan |  Arahan Untuk Membatu Masyarakat Menuju Pasar Ahad |  Arahan Untuk Memperlancar Arus Lalu Lintas |  Kanit Lantas Polsek Kertak Hanyar Memberikan APP | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar. – Mediasi masyarakat 3 Desa dengan pihak Perusahaan batu bara di Balai Desa Paku berjalan aman kondusif karena kehadiran anggota Polri. Senin (03/12/2018).

Untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas Wilkum Polsek Simpang Empat yang sudah aman kondusif, pada hari Senin tanggal 28 Desember 2018 sekitar pukul 14.00 Wita Polsek Simpang Empat bersama Polsek Pengaron dan Polsek Mataraman dengan dibantu Koramil 1006/03 Simpang Empat, melaksanakan kegiatan Pengamanan jalanya proses mediasi antara warga masyarakat dari 3 Desa (Desa Paku, Desa Garis Hanyar serta Desa Berkat Mulia) dengan pihak perusahaan penambang batu bara diantaranya PT. ILUNA, PT. SBB, CV. ARG, PT. BTB, PT. IMM, CV. AKBAR, tuntutan awal masyarakat dari 3 Desa tersebut adalah permintaan ganti rugi berupa santunan atau uang cash sebesar 1,5 Milyar dari pihak perusahaan dikarenakan menurut masyarakat limbah dari perusahaan atau akibat penambangan masuk ke areal Sungai dan persawahan masyarakat sehingga menimbulkan pencemaran hal tersebut disebabkan karena pembuangan sisa air limbah yang
dibuang ke aliran sungai, adanya Disposal Ubian atau tempat pembuangan tanah yang terlalu
dekat dengan aliran sungai, kegiatan mediasi kali ini merupakan kelanjutan dari mediasi yang gagal dilakukan di Polsek Simpang Empat pada tanggal 28 Nopember 2018 karena pihak dari perwakilan masyarakat tidak hadir, karena maayarakat menginginkan kegiatan mediasi dilakukan di Balai Desa Paku, hadir dalam kegiatan kali ini Camat Simpang Empat, Camat Cintapuri Darussalam, Kapolsek Simpang Empat beserta seluruh personil Polsek Simpang Empat, Danramil Simpang Empat beserta seluruh anggota Koramil Simpang Empat, Perwakilan dari perusahaan (PT. SBB, PT. BTB, PT. IMM, PT. BTB, CV. ARG, PT. ILUVA, CV. AKBAR), Pembekal Desa Paku Kecamatan Simpang Empat beserta staf, Perwakilan masyarakat dari Desa Paku, Desa Berkat Mulia dan Desa Garis, mediasi yang berjalan kurang lebih 3 jam tersebut memperoleh beberapa poin kesepakatan dari kedua belah pihak diantaranya :
1. Meminta Pihak Perusahaan untuk uji sample ke BLH untuk memastikan kepada Masyarakat bahwa air yang dibuang layak untuk dikonsumsi dan pembenahan areal Disposal agar tidak terdampak ke aliran sungai.
2. Besaran bantuan dana.
3. Pihak perusahaan menolak memberikan uang cash seperti yang menjadi tuntutan masyarakat sebesar 1,5 M, namun pihak peeusahaan akan mwngantinya melalui program CSR dan mekanisme CSR dalam bentuk apapun nantinya ditujukan kepada Pemerintah Desa kemudian Pemerintah Desa membuat Proposal yang ditujukan Perusahaan.
4. Rekruitmen masyarakat untuk memberikan kesempatan kerja baik skill ataupun non skill.
5. Kemudian sesuai dengan kesepakatan tersebut, akan dilakukan pertemuan kembali Pada Hari Kamis tanggal 6 Desember 2018 Skp. 10.00 Wita di Balai Desa Garis Hanyar dan kegiatan mediasi berlangsung aman dan lancar terkendali.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H. S.I.K. M.H. melalui Kapolsek Simpang Empat Iptu Endris Ary Dinindra, S.I.K mengatakan ” Kegiatan Pengamanan mediasi antara masyarakat 3 Desa dengan pihak perusahaan kali ini diperoleh 5 poin kesepakan antara kedua belah pihak, dan untuk realisasi apakah semua poin akan dipenuhi atau tidak akan diputuskan dalam pertemuan berikutnya yaitu 3 hari setelah pertemuan hari ini ” tutup Iptu Endris Ary Dinindra, S.I.K.

Berikan komentar