Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Piket Polsek Pengaron Potroli Ke Balai Desa Kertak Empat |  Ciptakan Situasi Tetap Kondusif, Bripka Sus Santo Amankan Kantor PPK |  Selesai Bekerja di Sawah, Pemuda Desa Disambar Petir |  Kspk Aipda Sugiono Dan Bhabin Brigadir Joko. R Sholat ‘Isya Berjamaah Di Musholla Bersama Warga |  Kspk Aipda Sugiono Dan Bhabin Brigadir Joko. R Sholat Magrib Berjamaah Di Mesjid |  GIAT REKAPITULASI PEROLEHAN SUARA DI TPS OLEH PPS DI PPK KEC. KARANG INTAN |  Giat Patroli Rutin Anggota Jaga Polsek Karang Intan |  Sambangi SPBU secara rutin, cara Polsek Simpang Empat cegah pelangsir BBM |  Polsek Simpang Empat laksanakan Patroli ke obyek vital |  Wujudkan Kamtibmas yang kondusif, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Blue Light |  Aipda Awaludin pimpin razia Pekat di warung malam dan bilyard |  Aipda Awaludin pimpin Patroli Blue Light guna cegah Tindak Pidana | 

banjar.kalsel.polri.go.id- Polres Banjar-Satreskrimpolresbanjar- Berbagai macam cara dilakukan oleh Polsek Aranio Polres Banjar untuk menangkal masuknya paham radikal di wilayah hukum Polsek Aranio, salah satunya dengan mensosialisasikan kepada masyarakat yang dilakukan oleh anggota Polsek Aranio Bripka Eko di wilayah Kecamatan Aranio. Selasa (19/03/2019)

Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk mencegah masuknya paham-paham radikal di desa Aranio, upaya tersebut di wujudkan dengan menggelar sosialisasi cegah paham radikalisme dan terorisme kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Aranio.

” Kami menolak secara keras paham radikalisme dan terorisme tumbuh dan hidup di negara ini, kami cinta damai, dan yang pasti kami menjunjung tinggi Pancasila”. kata Hidayat masyarakat Aranio.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Matanette, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Aranio Iptu Suherman memerintahkan kepada anggota Polsek Aranio untuk terjun langsung ke masyarakat untuk sosialisasikan cegah radikalisme dan terorisme, mengingat Polri tidak bisa berjalan sendiri, Polri perlu dukungan dari masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menangkal masuknya paham radikalisme dan terorisme di wilayah hukum Aranio, sehingga masyarakat merasa aman dan damai.” ucapnya.

Berikan komentar