Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Antisipasi Kerawanan Sekitar Mako |  Sambangi Warga Mangkauk |  Lancarkan Jalur Jalan Gembira |  KEGIATAN KRYD, CIPKON DAN PATROLI DIALOGIS POLSEK KARANG INTAN |  Giat Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Memakmurkan Mesjid Dengan Shalat Isya Berjamaah |  Bripka Lahuddin Makmurkan Masjid Dengan Shalat Magrib Berjamaah |  Tingkatkan kewaspadaan, personil Polsek Simpang Empat laksanakan Sispam Mako |  Polsek Simpang Empat tingkatkan kewaspadaan pasca ledakan bom di Poltabes Medan |  Banit Sabhara Aipda A. Ripani Sholat ‘Isya Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Karang Intan |  Banit Sabhara Aipda A. Ripani Sholat Magrib Berjamaah Di Musholla Bersama Warga Karang Intan |  Personil Polsek Martapura Timur Atur Lalu Lintas di Lokasi Penebangan Pohon | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapua, Kabupaten Banjar, pada hari ini membara. Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

Pada kejadian tersebut, si jago merah berhasil menghanguskan sekitar 5 hektar lahan dan hampir mengenai kandang ayam yang sudah kosong milik warga.

Dalam kejadian tersebut anggota Polsek Martapura Kota yang dipimpin langsung oleh Kanit Provos Polsek Martapura Kota, Aipda Taufiq bersama dengan Kanit Binmas Polsek Martapura Kota, Aipda Antony, serta Bhabin Desa Cindai Alus, Aipda H. Beny bergulat dengan si jago merah hampir sekitar 3 jam.

Anggota Polsek Martapura Kota juga dibantu oleh anggota TNI, PMI, BPBD seta para relawan yang turut andil dalam menghalau dan memadamkan api agar tidak merembet ke mana-mana.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Martapura Kora, AKP Boma Widhayanto Purnomo, melalui Kanit Provos Polsek Martapura Kota, Aipda Taufiq menyampaikan. Jika pihaknya dengan sekuat tenaga dan dengan segala cara untuk melakukan pemadaman api agar tidak lebih besar lagi.

“Pada saat di lapangan, kami sudah melakukan berbagai macam cara untuk melakukan pemadaman selain menggunakan air. Bahkan kami sempat menggunakan ranting pohon untuk memadamkan api,” ujarnya.

Taufiq mengatakan. Pihaknya juga mendapatkan bantuan berupa masker dari pihak PMi untuk menghalau asap, agar tidak langsung terhirup dan masuk ke dalam paru-paru.

“Jadi di lapangan kami juga banyak mendapatkan bantuan, baik dari PMI yang memberikan bantuna untuk memadamkan api dan juga memberikan masker, juga dari para BPK dan Relawan yang selalu membantu kami untuk menghadapi api,” ujarnya.

Penulis: 93081305

Berikan komentar