Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polres Banjar Dirikan Posko Dapur Umum |  Anev Akhir Tahun Sat Reskrim Polres Banjar |  Aiptu Awaludin pimpin razia pengunjung warung malam |  Mendekati pergantian tahun, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Malam |  Patroli Blue Light efektif cegah kejahatan |  Ucapan Selamat Buat 83 Personil Yang Naik Pangkat |  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Hadirkan rasa aman kepada masyarakat melalui KRYD |  Penyaluran Bansos Kapolri di Wilkum Polsek Simpang Empat belangsung lancar |  Personil Polsek Martapura Timur Bagikan Bantuan Sosial Bantu Warga Terdampak Covid-19 |  Salurkan Bansos Kapolri, personil Polsek Simpang Empat lakukan hal ini |  Bhabinkamtibmas Kunjungi Warga Sampaikan Himbauan Bahaya Corona |  Pelaksanaan Sispam Mako Polsek Martapura Timur |  Polsek Simpang Empat bagikan Bansos Kapolri kepada masyarakat terdampak Covid 19 |  Tekan Tindak Kejahatan, Polisi Tingkatkan Patroli Malam |  Sosialisasikan Bahaya Paham Radikal Kepada Masyarakat, Ini Yang Di Lakukan Anggota Polsek Aranio |  Anggota Polsek Aranio Laksanakan Sosialisasi Larangan Melakukan Pungli |  Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat Tentang Bahaya Kenakalan Remaja |  Kegiatan Door To Door System Bhabinkamtibmas Polsek Aranio | 

MARTAPURA – Guna meningkatkan pencegahan dan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang pada generasi muda melenial khususnya di Kabupaten Banjar. Polres Banjar melalui Satuan Narkoba melakukan sosialisasi pada program Live Talk Show “Hallo Polisi” di Studio Radio Suara Banjar, Kamis (13/2/2020).

Dipandu penyiar Bung Pepen, Kanit IDIK 2 Sat Narkoba Polres Banjar Aiptu Sutijo menjadi Narasumber pada siaran langsung tersebut.

“Banyak faktor kenapa seseorang dapat terdampak kasus penyalahgunaan narkoba, mulai dari pergaulan yang salah, karena ingin coba-coba lantas keterusan, kurangnya pengawasan orang tua dan keluarga, lemahnya landasan agama pada diri dan kesemuanya menjadi perhatian penting bagi seseorang agar jangan sampai terjerumus pada kasus ini,” jelas Sutijo.

Sutijo menerangkan dari data kasus yang ada, rentang usia pemakai kebanyakan antara usia 20 sampai 35 tahun.

“Kami juga tak henti melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Banjar, agar bahaya tentang narkoba ini dapat dipahami serta dimengerti sedari dini,” lanjut Sutejo.

Ditambahkan Sutijo, jika ada keluarga atau kerabat yang diketahui terjerat sebagai pemakai atau pengguna, maka pihaknya dibantu BNN Banjarbaru mempersilakan untuk mengajukan rehabilitasi terhadap pengguna tadi, namun pihaknya tak segan untuk menuntaskan hingga ke akarnya terhadap para bandar dan akan melakukan penegakan sesuai hukum yang berlaku.

Diakhir sesi ditegaskan kembali jika narkoba adalah suatu hal yang sia-sia dan tak membawa keuntungan sama sekali.

“Jadilah generasi berprestasi tanpa narkoba. Prestasi yes, Narkoba no,” tutup Sutijo.

Berikan komentar