Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polres Banjar Dirikan Posko Dapur Umum |  Anev Akhir Tahun Sat Reskrim Polres Banjar |  Aiptu Awaludin pimpin razia pengunjung warung malam |  Mendekati pergantian tahun, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Malam |  Patroli Blue Light efektif cegah kejahatan |  Ucapan Selamat Buat 83 Personil Yang Naik Pangkat |  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Cegah kejahatan melalui giat KRYD |  Anggota Piket polsek Matraman melaksanakan patroli malam |  Bagi – bagi sayur gratis di saat Pandemi |  Pengamanan penyaluran BST dari Kemensos RI melalui kantor Pos |  Polsek Simpang Empat berbagi hasil panen sayur – sayuran |  Iptu Vidi Zulkifli ajak anggotanya memanen sayur di kebun belakang Mako |  Polsek Simpang Empat panen sayur di kebun sendiri pagi ini |  Kapolsek Simpang Empat Iptu Vidi Zulkifli bersama personilnya bagikan sayur gratis kepada masyarakat |  Brigadir Rijani Laksanakan Pengamanan Pembagian Dana BLT Dana Desa |  Bhabinkamtibmas Brigadir Rijani Sosialisasi Karhutla Kepada Warga |  Pimpin Apel Pagi, Kapolsek Martapura Timur Sampaikan Arahannya |  Kapolda dan Wakapolda Kalsel Turun Langsung Pantau Rikkes Tahap I Tamtama Polri 2020 | 

Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) diberikan kepada anggota Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) dengan sebilah samurai.
“Sudah, Kapolri berikan penghargaan KPLB,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (1/6).

Dalam peristiwa tersebut, dua anggota kepolisian menjadi korban, yakni Brigadir Leonardo dan Brigadir Djoman Sahat Manik Raja. Brigadir Leonardo dinyatakan meninggal dunia usai menerima sabetan samurai pelaku, sedangkan Brigadir Djoman Sahat Manik Raja mengalami luka-luka.

Selain KPLB, Kapolri Jenderal Idham Azis juga menginstruksikan Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta dan jajaran membantu dan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan korban. “Kapolri dukung, saya dengan seluruh anggota Polda Kalsel juga mendukung, karena 1 anggota kami kesulitan, maka seluruh anggota siap mendukung,” ujar Nico.

Nico dan jajaran sendiri sudah menyambangi kediaman korban. Menurut Nico, pihaknya akan membantu biaya sekolah anak-anak korban yang masih kecil. “Anak korban ada dua masih kecil-kecil. Satu umur 7 tahun dan satu 4 tahun, saya ke kediamannya menyampaikan duka cita dari Kapolri,” ucap Nico.

Terkait peristiwa tersebut, Nico menegaskan jajaranya tidak akan segan melakukan tindakan tegas bagi para pelaku teror. Menurutnya, tidak ada ruang sedikit pun di Kalsel bagi kelompok terorisme. Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalsel, diserang OTK yang diduga teroris dengan sebilah samurai pada Senin (1/6), sekitar pukul 02.15 WITA.

Sebelum menyerang, pelaku melancarkan pembakaran terhadap salah satu mobil patroli milik Polsek Daha Selatan. Polisi pun telah menangkap pelaku. Saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan kepada petugas dan dilakukan tindakan tegas hingga pelaku tewas.

Kategori: Berita

Berikan komentar