Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Bhabinkamtibmas terus mengajak masyarakat untuk di Larang membakar hutan dan lahan |  Tolak paham radikalisme terus di sosialisasikan ke warga oleh Anggota Polsek Matraman. |  Anggota piket Polsek Matraman selalu siaga dan waspada dalam pengamanan mako |  Anggota Polsek Matraman melaksanakan cipta kondisi |  Selalu Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Anggota Polsek Aranio Laksanakan Patroli Malam |  Laksanakan Sholat Berjamaah, anggota Polsek Aranio Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Agama |  Urai Kemacetan Dipasar Pengaron |  Ps. Kspk Bripka Fajeri. W Sholat Subuh Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Karang Intan |  Brigadir Robbi Tak Bosan – Bosannya Sosialisasikan “Stop Pungli” Kepada Pemuda Kupang Rejo |  Kunjungi Salah Satu Warga Rt 02 Desa Pakutik, Brigadir Puani Ingin terus terjalin Silaturahmi |  Aipda Sutikno Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah |  Memakmurkan Mesjid Dengan Shalat Isya Berjamaah Di Lakukan Aipda Sutikno | 

MARTAPURA,KALSEL-Rabu (6/1/2016),nasib sial dialami Hariansyah (22 th),warga Jl.Damai Rt.05 Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar ini akhirnya ditangkap polisi karena dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar.

Kejadian bermula ketika pemuda yang tidak tamat SMA ini,akan menjual obat keras jenis carnophen tersebut di daerah Indrasari tepatnya di Jl. Kenanga Desa Indrasari Kecamatan Martapura Kota,sekitar pukul sembilan malam. Namun niatan pelaku tersebut sudah tercium polisi. Pelaku pun akhirnya dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar beserta 27 butir carnophen, uang Rp.175.000,- ,1 buah HP Nokia warna hitam, 1 buah sepeda motor Scoopy warna hitam diamankan sebagai barang bukti.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH melalui KBO Sat Narkoba Polres Banjar IPDA Imam Sayuti menjelaskan kepada Bamin Humas Polres Banjar bahwa pelaku beserta barang bukti sudah kami aman di Mapolres Banjar,pelaku saat ini masih kami interogasi untuk mendapatkan keterangan yang lebih dalam.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 197 UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan,dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah),”lanjut Pak Imam.

Kategori: Umum

Berikan komentar