Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Kapolsek Matraman Iptu Embang Pramono, S.H.,M.H. menghadiri acara penanaman perdana kelapa sawit |  Kapolsek Matraman kordinasi ke pambakal Desa Loktamu untuk kesiapan pemilihan anggota BPD |  Kapolsek Iptu Embang Pramono, S.H.,M.H. berkordinasi ke pambakal Desa Simpang Tiga. |  Anggota polsek Matraman melaksanakan patroli siang hari di obyek vital |  Anggota giat subuh keliling berjamaah memakmurkan masjid |  Anggota Polsek Matraman Patroli malam menjaga kamtibmas. |  Anggota Polsek Matraman melaksanakan sispam mako |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Bhabinkamtibmas Bripka Eko. S Dan Bripka M. Rif’an Sholat ‘Isya Berjamaah Bersama Warga Di Karang Intan |  Kunjungan Kerja Kapolres Banjar Di Polsek Belimbing |  Kapolsek Belimbing Akp Avan Suligi S.E Pimpin Apel Pagi |  Kspk Aipda Sutikno Makmurkan Mesjid Dengan Shalat Dzuhur Berjamaah | 
MARTAPURA, KALSEL. – Polsek Martapura Kota berhasil mengamankan seorang laki-laki penjual obat tanpa izin edar berupa Carnophen di Pasar Martapura tepatnya di Pasar Niaga Blok B Nomor 37, Rabu (18/5/2016) sekitar pukul 17.00 wita. Pelaku yang bernama Hamrani (40 Th) warga Jl. Sekumpul Gang Suwardi Rt. 21 No. 220 Kelurahan Tanjung Rema Darat Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar.
Menurut Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.IK.,MH melalui Kapolsek Martapura Kota AKP Hj.Amalia Afifi Adi, SH kejadian berawal saat anggota Reskrim Polsek Martapura Kota sedang melakukan patroli cipta kondisi dan melihat seorang laki-laki yang mencurigakan pengaruh dari meminum obat, ketika dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sebanyak 16 keping 6 butir atau sebanyak 166 butir yang berada didalam tas kecil dibawah tumpukan baju-baju. 

Lebih lanjut Kapolsek Martapura Kota saat dikonfirmasi oleh Kasubbag Humas Polres Banjar IPTU R.Djoko Setiawan mengatakan pelaku dijerat dengan pasal 197 jo 106 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Tersangka diancam pidana 10 s/d 15 tahun penjara dan kasus ini terus kita kembangkan demi mencegah bertambahnya korban akibat penyalahgunaan obat-obat terlarang. “Polres Banjar dan jajaran tidak main-main dalam kasus ini, berkomitmen untuk memberantas sampai keakarnya, imbuhnya lagi”.

Kategori: Umum

Berikan komentar