Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Spanduk Karhutla Polsek Martapura Timur |  KA SPK Bripka Hermansyah hadir berikan rasa aman kegiatan pengobatan gratis |  “Semoga Tercipta Situasi Yang Aman” Kata Bripka Dwi |  Bhabinkamtibmas Polsek astambul silaturahmi ke rumah tokoh agama Desa Tambak danau |  Jamin Rasa Aman Sabhara Patroli Subuh |  Patroli Kebun Personil Polri Pengamanan PTPN XIII |  Kebersamaan piket harus tetap di jaga.. |  Anggota Polsek Matraman Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga di Mesjid Al Hijriah |  Bripka Hermansyah lakukan Pengamanan kegiatan pengobatan gratis di Desa Cintapuri |  Polsek Martapura Kota Cek dan kontrol Lapas Anak dan Lapas perempuan Martapura |  Bhabin tunggul irang bentang kan spanduk |  Kontrol Tahanan Rutin Dilakukan Oleh Kajaga | 

MARTAPURA, KALSEL.- Polsek Simpang Empat berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki yang menjual sediaan farmasi tanpa ijin edar. Jum’at (10/6/2016) sekitar pukul 01.00 wita. 2 (dua) tersangka Abdul Rahman (31 Th) warga Desa Lok Tamu Rt. 03 Rw. 02 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar dan Rasyad (24 Th) warga Desa Simpang Empat Rt. 01 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar.
Pelaku digrebek petugas yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kertak Hanyar diwarung Jl. A. Yani Km 71 Desa Simpang Empat Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, lantaran menjadi pengedar obat keras jenis carnophen. Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Reza Bramantya,S.Ik membenarkan penangkapan tersebut oleh anggotanya.
Kejadian berawal dari informasi yang didapat Polisi dari warga masyarakat tentang kegiatan pelaku yang menjual obat terlarang jenis carnophen. Berbekal informasi tersebut dilakukanlah penggrebekan oleh aparat Polsek Simpang Empat. Dari pelaku petugas mendapatkan 8 (delapan) keping obat carnophen, uang Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dan sepeda motor honda CBR.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan petugas di Mapolsek Simpang Empat guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat petugas dengan pasal 197 Junto Pasal 106 ayat 1 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Kategori: Umum

Berikan komentar