Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Taman bermain dan bunga Satpas Polres Banjar |  petugas satpas mengawasi peserta sim yang sedang melakukan ujian teori |  Bripka Sus Santo Dan Brigadir Aris Lakukan Pengamanan Pertandingan Bola Futsal |  Ruang ibu menyusui di Satpas Polres Banjar |  Ruang pojok banca Satpas Polres Banjar |  Bhabinkamtibmas Polsek Pengaron Lakukan Sosialisasi Karhutla Terhadap Warga Mangkauk |  Ruang pojok bermain satpas polres banjar |  Giat cek harga sembako di pasar astambul bhabinkamtibmas bripka jono |  Polsek Martapura Barat Turut Memakmurkan Mesjid |  Polsek Martapura Barat Turut Memakmurkan Mesjid |  Polsek Martapura Barat Melaksanakan Blue Light |  Giat pengaturan jalan di simpang tiga astambul Aiptu H. Sahril kspkt III polsek astambul | 
MARTAPURA, KALSEL.- Demam permainan berbasis Android Pokemon Go telah menjadi fenomena baru didunia. Tak hanya bagi orang dewasa, game bantuan Nintendo dan Niatic itu telah menyasar kesemua kalangan. Taman-taman kota dalam beberapa minggu terakhir terlihat dipenuhi oleh gerombolan pemain Pokemon Go untuk berburu. 
Untuk mengantisipasi maraknya permainan Pokemon Go tersebut, Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.Ik.,MH menerangkan kemunculan permainan Pokemon Go belakang ini menjadi polemik bagi Instansi-Instansi Negara, seperti salah satunya larangan bermain bagi Polisi. Sebagaimana diketahui, Kapolres Banjar telah melarang anggotanya bermain game berbasis GPS untuk semua anggota yang sedang bertugas dan dilingkungan tempat kerja.
Khawatir menggangu pelayanan kepada masyarakat karena permainan ini membutuhkan konsentrasi tinggi dan fokus pada layar monitor, larangan bermain game ini saat dinas juga dikhawatirkan dapat mengganggu keamanan Instansi Kepolisian. Permainan tersebut bisa digunakan oleh orang dengan niat-niat lain karena akan terekam dan bila informasi itu jatuh ke orang yang tidak bertanggung jawab bisa disalahgunakan untuk melakukan aksi teror ke Kepolisian”, Ucap Kapolres.
Selain itu, permainan ini dapat membuat ketagihan para pemainnya sehingga menyebabkan penurunan kinerja polisi dalam memberikan pelayanan ke publik. Oleh karena itu, Kapolres Banjar melarang jajarannya bermain game tersebut dilingkungan atau fasilitas Polri saat jam kerja.

Lebih lanjut Kapolres juga melarang bagi masyarakat pada saat berkunjung ke Mapolres Banjar baik itu para pemohon SIM, para pembesuk tahanan maupun yang ingin membuat laporan pengaduan ke Polres Banjar memaikan permainan tersebut.

Menindak lanjuti perintah Kapolres Banjar yang disampaikan pada saat memimpin pelaksanaan Apel Pagi, Sie Propam Polres Banjar langsung melakukan razia terhadap setiap HP Android milik personil Polres Banjar. “Apabila terdapat aplikasi permainan Pokemon Go pada HP milik anggota maka yang bersangkutan diminta langsung menghapusnya”, terang Kasie Propam Polres Banjar IPDA Syahrizal,SH.

Kategori: Umum

Berikan komentar