Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Karang Intan Kawal Pengamanan Kegiatan Rapat Pertanggungjawaban Keuangan PAD Desa Penyambaran |  Personil Lantas Layani Wajib Pajak Dikantor Samsat |  Ini cara personil Lantas layani “wajib pajak” di kantor Samsat |  Bripka Asep Rela Begadang Demi Masyarakat |  Brigadir aris sosialisasikan ini kepada warga |  Bripka Rifan ajak warga tidak pakai mercury |  Kasat Lantas Pimpin Apel Pagi |  Ini pesan kamtibmas Kanit intelkam kepada warga desa Lobang Baru |  KBO pimpin rikranmor di halaman gedung Juang |  Kanit Intelkam polsek Pengaron sambangi desa Lobang Baru |  Apa yang dilakukan “Aconk” Khairisman di dalam Rutan |  Ini cara polsek Pengaron stop penggunaan mercury | 
MARTAPURA, KALSEL. – Hambran (37 thn) warga Jl. Saka Permai Gg. Amilin No. 22 Rt. 012 Rw. 001 Kelurahan Belitung Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat Kodya Banjarmasin terpaksa harus berurusan dengan Polisi.
Pelaku diamankan oleh petugas Sat Narkoba Polres Banjar karena kedapatan mengedarkan Carnophen Jl. A.Yani Km. 39 Rt. 4 Rw. 5 Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar, Selasa (13/9/2016) sekitar pukul 12.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH., MA menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah kotak bedak pupur bayi merk Marion warna hijau yang berisi 90 (sembilan puluh) butir obat keras jenis Carnophen yang pada waktu itu disimpan pelaku didalam lemari yang berada dikamar didalam rumah saudara pelaku yang berdasarkan pengakuan pelaku obat tersebut adalah miliknya. Barang bukti lainnya yg berhasil diamankan adalah uang hasil penjualan obat jenis Carnophen sebanyak Rp. 160.000 (seratus enam puluh ribu rupiah).
“Pelaku telah melanggar Pasal 197 UU Kesehatan, karena telah memiliki, menyimpan dan mengedarkan Carnophen. Ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara, “jelas Pak Aris Munandar. 

Kategori: Umum

Berikan komentar