Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kebersamaan piket harus tetap di jaga.. |  Anggota Polsek Matraman Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga di Mesjid Al Hijriah |  Bripka Hermansyah lakukan Pengamanan kegiatan pengobatan gratis di Desa Cintapuri |  Polsek Martapura Kota Cek dan kontrol Lapas Anak dan Lapas perempuan Martapura |  Bhabin tunggul irang bentang kan spanduk |  Kontrol Tahanan Rutin Dilakukan Oleh Kajaga |  Bhabin Sungai Paring bentangkan spanduk larangan pungli |  Semangat blue light Polsek Martapura Kota |  Jamin Rasa Aman Sabhara Patroli Subuh |  Polsek Martapura Kota di kunjungi Wakapolres |  Patroli Sabhara Dan Sholat Subuh Berjamaah Ciptakan Suasana Tentram. |  Patroli Subuh Ciptakan Suasana Yang Kondusif | 
MARTAPURA, KALSEL.- Polres Banjar dan jajaran berkomitmen akan memberantas habis para pengedar Narkotika maupun pengedar obat terlarang berikut jaringannya. Kali ini Polsek Karang Intan dibawah pimpinan Kapolsek IPDA Imam Sayuti berhasil mengamankan seorang laki-laki pengedar obat yang tidak memiliki ijin edar pada Selasa (11/10/2016) sekitar jam 11.30 Wita.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH melalui Kapolsek Karang Intan IPDA Imam Sayuti membenarkan penangkap pelaku yang bernama Iwan Fadli alias Bojes (30 tahun) warga Desa Awang Bangkal Barat Rt. 02 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, berawal dari informasi seorang warga kepada anggota Polsek Karang Intan yang sering terjadi transaksi atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar.

Dengan adanya informasi tersebut pak Imam Sayuti beserta anggotanya langsung menuju TKP dan sesampainya di rumah pelaku Iwan Fadli alias Bojes anggota langsung melakukan penggeledahan dirumahnya dan ditemukan barang bukti berupa 90 butir, sepasang kaos kaki loreng warna hijau serta  ditemukan juga sejumlah uang tunai sebesar  173.000,- (seratus tujuh puluh tiga ribu rupiah)  hasil dari penjualan obat-obat tersebut. Saat ditanya petugas Iwan Fadli alias Bojes mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.

Kemudian pelaku berikut barang bukti oleh petugas dibawa dan diamankan ke Mapolsek Karang Intan guna proses hukum lebih lanjut.  Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009.

Kategori: Umum

Berikan komentar