Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sat Binmas Inten Kegiatan Pojok Ramadhan |  Kanit Sabhara Aiptu Zainal Aqli Bentangkan Spanduk Karhutla Bersama Warga Desa Penyiuran |  Kanit Provost Dan Bhabinkamtibmas Sambangi Tokoh Agama Sehabis Sholat Terawih |  Ciptakan situasi Kamtibmas yang selalu kondusif, Bripka Zainudin Renggur, SH lakukan pemeriksaan identitas pengunjung warung malam |  Cegah Tindak Pidana, Bripka Zainudin Renggur, SH dan Bripda Marjuki lakukan razia di tempat Bilyard |  Bhabinkamtibmas Brigadir Aris makmurkan Mushola Dengan Tadarus Bersama Warga |  Antisipasi gangguan dan aksi teror, anggota Polsek Simpang Empat lakukan Sispam Mako |  Piket polsek martapura kota patroli masjid alkaromah dan sekitarnya |  Piket polsek martapura kota patroli blue light |  Piket polsek martapura kota patroli atm-atm di wilkum martapura kota |  Piket polsek martapura kota ploting jalur sholat tarawih |  Piket polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura | 
MARTAPURA, KALSEL.- Sabtu, (12/11/2016) Unit Reskrim Polsek Pengaron menerima laporan telah terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal dunia. TKP perkelahian tersebut terjadi disebuah pondok ditengah sawah. Pelaku yang bernama Mohammad Rizal (19 thn) warga Desa Panyiuran RT 01, Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Pengaron setelah menghabisi nyawa Anang Barni alias Anang. Korban yang merupakan ayah dari pacar pelaku ditemukan bersimbah darah dengan banyak mata luka disekujur tubuhnya.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Pengaron AKP Jatmika, SH, M.M membenarkan terjadinya peristiwa perkelahian yang mengakibatkan korban Anang Barni alias Anang meninggal dunia. Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, perkelahian bermula dari ajakkan korban ketika melintas didepan rumah pelaku yang menantang pelaku untuk berduel dikebun milik korban.

Sekitar pukul 13.00 wita, pelaku mendatangi korban ke sawah sambil menggenggam sebuah parang dengan maksud menerima tantangan tersebut. Sesampainya disawah tempat korban bekerja, cekcok mulutpun terjadi diantara mereka berdua. “Korban tiba-tiba mengayunkan parang kearah saya namun bisa saya hindari,” terang Rizal. Membalas serangan korban, pelaku juga membacok korban dengan parang miliknya dan mengenai kepala bagian atas korban. Seketika itu juga korban langsung roboh dan pelaku langsung membabi buta membacok korban. Akibatnya korban mengalami luka bacok sebanyak 12 mata luka dan langsung meninggal dunia di TKP. 
Kategori: Umum

Berikan komentar