Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bhabin polsek martapura kota deklarasikan anti hoax |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan anti radikalisme |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan stop pungli |  Aipda M. Zarkoni Sholat Tarawih Bersama Warga Desa Melayu |  Piket polsek martapura kota patroli blue light wilkum martapura kota |  Kehadiran anggota Polsek Martapura Timur di Masjid membuat jamaah Sholat Tarawih merasa aman |  Piket polsek martapura kota patroli Bank-Bank di wilkum martapura kota |  Kspk polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura |  Polsek Martapura Timur Bersinergi amankan sholat tarawih |  Piket polsek martapura kota patroli lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas perempuan martapura |  Piket polsek martapura kota laksanakan pam sholat tarawih | 
MARTAPURA, KALSEL.- Senin (09/01/2017) sekitar pukul 19.00 Wita Unit Reskrim Sektor Martapura Timur berhasil mengamankan seorang laki-laki pelaku tindak pidana menjual sediaan Farmasi tanpa dilengkapi dengan surat ijin edar, Pasal 197 jo pasal 106 Ayat (1) RI NO 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Pelaku yang bernama Abdul Sahid Alias Sahid (36 tahun) warga Desa Mekar Rt. 01 Rw. 01 Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar berhasil diamankan petugas dirumahnya dengan barang bukti berupa 8 (delapan) keping obat  Carminophen.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Martapura Timur IPTU Mugiono menjelaskan bahwa penangkapan pelaku bermula ketika anggota Polsek Martapura Timur melaksanakan patroli dan melihat 2 orang laki laki yang mengendarai sepeda motor dalam keadaan sempoyongan / mabuk, kemudian dihentikan oleh anngotanya dan dilakukan pemeriksaan ditemukan 2 keping obat Zenith, dari keterangan keduanya bahwa obat Carnophen / Zenith di belinya dari Abdul Sahid Alias Sahid, kemudian petugas langsung mendatangi pelaku dan berhasil menemukan barang bukti obat Carnophen yang disimpan pelaku dibawah kursi tempat duduknya saat dilakukan penangkapan.

Selanjutnya petugas membawa pelaku dan barang bukti nya ke Mapolsek Martapura Timur guna proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009, “ungkap pak Mugiono menutup keterangannya.
Kategori: Umum

Berikan komentar