Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sholat Isya Berjamaah Dengan Tokoh Agama, Warga Masyarakat Dan Adik2 Santri Dapat Menambah Hubungan Tali Silaturrahmi |  Kapolsek Sambung Pimpin pelaksanaan apel pagi |  Apel Sebagai Sarana Komunikasi Antara Pimpinan Dan Anggotanya |  Pemeriksaan Mako ,Cek Personel Jaga,Pemeriksaan Sikap Tampang, Kunjungan Ke Rumah Dinas Polsek Aiptu Bahdiansyah Oleh Kabag Sumda Polres Banjar Kompol Ana Setiani |  Ipda Joni Arif : Perbanyak Silaturahmi Dengan Tokoh Agama |  Ini Arahan Kapolsek Kertak Hanyar Saat Pelaksanaan Apel Pagi |  Polsek Sambung Makmur beri pelayanan pagi (CW) dijalan raya |  Kapolsek Belimbing Serahkan Ranmor Oprasional Pada Bhabinkamtibmas Paramasan |  Ipda Joni Arif Pimpin Pelaksanaan Apel Pagi |  Polsek Aranio Terus Tingkatkan Patroli Dialogis |  Kanit Intelkam Dan Bripka Lahudin Melaksanakan Sholat Magrib Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin Kecamatan |  Aiptu Cucu Ajarkan Tata Cara Pemeriksaan Kepada Security PLTA Aranio | 
MARTAPURA, KALSEL.- Rijuliansyah Alias Juli (40 th) warga Desa Asam-asam Gg. Karya Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut yang sedang menjalani masa hukuman kembali berurusan dengan pihak Kepolisian, Kamis (11/01/2017) sekitar pukul 08.00 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Karang Intan IPDA Imam Sayuti membenarkan bahwa telah ditemukan 11 paket shabu-shabu dengan berat 8,27 gram dan 1 (satu) buah timbangan digital yang bertuliskan CHQ POCKET SCALE di Blok C Kamar 6 Lapas Narkotika Karang Intan. Kejadian bermula ketika petugas Lapas Narkotika Karang Intan menggeledah Blok C Kamar 6 dan didapati 1 (satu) paket shabu-shabu. Setelah ditanya oleh petugas, tersangka Juli mengakui bahwa barang haram itu miliknya. Selanjutnya petugas Lapas menemukan lagi bungkusan plastik didekat closet WC yang berisikan 11 (sebelas) paket shabu-shabu terbungkus rapi didalam klip plastik warna putih serta timbangan digital. Tidak lama setelah itu tersangka beserta barang buktinya langsung diserahkan ke Polsek Karang Intan.

Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 112 (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Kategori: Umum

Berikan komentar