Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Ripani Rutin Kunjungi Tokoh Agama |  Pelaksanaan Apel Pagi Polsek Aranio |  Polsek Martapura Barat Melaksanakan Giat Apel Pagi |  Serah terima barang inventaris milik negara oleh anggota polsek kertak hanyar |  Apel pagi dipimpin oleh wakapolsek kertak hanyar |  Polsek Martapura Barat Melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah |  Bripka tafsirudin laksanakan sholat subuh berjamaah bersama warga kertak hanyar |  Laksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah, Polsek Aranio Ingin Wilayahnya Aman |  Bhabin polsek martapura kota deklarasikan anti hoax |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan anti radikalisme |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan stop pungli |  Aipda M. Zarkoni Sholat Tarawih Bersama Warga Desa Melayu | 
MARTAPURA, KALSEL.- Setelah berhasil mengamankan M. Said sebagai bandar obat Carnophen dihari yang sama anggota Polsek Gambut juga berhasil mengamankan seorang perempuan yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki ijin edar dan atau percobaan mengedarkan sediaan farmasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 Jo 106 Undang – Undang RI No. 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan jo Pasal 53 KUHP. Pelaku yang bernama Lina Aprianti (29 Thn) warga Desa Guntung Ujung Rt. 01 Rw. 01 Kelurahan Gambut Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Senin (01/03/2017) sekitar pukul 16.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S. I.K., M.H. melalui Kapolsek Gambut AKP Sakun, SH, MA mengatakan tertangkapnya pelaku berkat informasi dari masyarakat setempat bahwa ada seseorang perempuan yang sedang menjual obat carnophen, kemudian anggota mendatangi alamat tersebut. Saat dilakukan penggeledahan ternyata ditemukan 114 (seratus empat belas) butir obat jenis Carnophen / Zenith, uang tunai sebesar Rp. 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) dan 1 (satu buah) dompet kecil warna coklat, setelah ditanyakan kepada pelaku bahwa pil Carnophen tersebut adalah miliknya.
Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolsek Gambut guna proses lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabankan perbuatan pelaku dijerat dengan pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.
Kategori: Umum

Berikan komentar