Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sat Binmas Inten Kegiatan Pojok Ramadhan |  Kanit Sabhara Aiptu Zainal Aqli Bentangkan Spanduk Karhutla Bersama Warga Desa Penyiuran |  Kanit Provost Dan Bhabinkamtibmas Sambangi Tokoh Agama Sehabis Sholat Terawih |  Ciptakan situasi Kamtibmas yang selalu kondusif, Bripka Zainudin Renggur, SH lakukan pemeriksaan identitas pengunjung warung malam |  Cegah Tindak Pidana, Bripka Zainudin Renggur, SH dan Bripda Marjuki lakukan razia di tempat Bilyard |  Bhabinkamtibmas Brigadir Aris makmurkan Mushola Dengan Tadarus Bersama Warga |  Antisipasi gangguan dan aksi teror, anggota Polsek Simpang Empat lakukan Sispam Mako |  Piket polsek martapura kota patroli masjid alkaromah dan sekitarnya |  Piket polsek martapura kota patroli blue light |  Piket polsek martapura kota patroli atm-atm di wilkum martapura kota |  Piket polsek martapura kota ploting jalur sholat tarawih |  Piket polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura | 
MARTAPURA, KALSEL.- Peredaran obat-obatan jenis Carnophen tak ada habisnya. Kali ini Polsek Sungai Tabuk berhasil mengamankan satu orang yang diduga kuat mengedarkan obat sediaan farmasi tanpa izin, pelaku bernama Muhammad Mahdianor (18 th) warga jln Kelayan A Dalam Gg Bawang No 55 Rt 17 Kelurahan Kelayan Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 12.00 wita
Pelaku yang diamankan di Desa Sungai Bakung Rt 01 Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar dan dari tangan pelaku ditemukan 300 (tiga ratus) butir obat carnophen.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sungai Tabuk AKP Siti Rohayati mengatakan bahwa pelaku tertangkap tangan setelah mendapatkn informasi dari masyarakat bahwa pelaku akan melakuan transaksi pil Carnpohen kemudian anggota mengecek ke TKP ternyata benar pelaku sedang berada ditempat tersebut dan setelah silakukan pencarian ditemukan pil carnophen yang dibungkus dengan kantong plastik warna hitam yang ditaruh atau sembunyikan di halaman rumah warga, kemudian setelah ditanyakan kepada pelaku bahwa benar carnophen tersebut miliknya yang akan dijual kepada orang lain,” ucapnya.
Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti kita bawa ke Mapolsek Gambut guna proses hukum lebih lanjut. “Pelaku dikenakan Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun,” tegasnya.
Kategori: Umum

Berikan komentar