Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sambangi SPBU saat malam hari, cara Polsek Simpang Empat cegah pelangsir BBM |  Berikan Suasana Aman, Polsek Sungai Tabuk Tingkatkan Patroli Malam |  Camat Aranio Pimpin Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI Ke 73 Di Wilayah Kecamatan Aranio |  Anggota Melaksanakan Patroli Blue Light Wilkum Sungai Tabuk |  Kapolsek Matraman Beserta Anggota Mengikuti Upacara Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73 |  Warga turut membantu anggota meangkat BB Laka |  Tak Kenal Hari Libur, Polsek Aranio Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas |  Bripka Hermansyah dan Brigadir Irfan lakukan razia Sajam terhadap pengunjung warung malam untuk cegah Tindak Pidana |  Rutin mengecek rutan polres banjar |  Aipda Amin Jakfar Bersama Tiga Anggota Lakukan Patroli Desa Pengaron |  Mengecek kesehatan tahanan laka lantas |  Personil Polsek Matraman Laksanakan Serah Terima Barang Inventaris | 
MARTAPURA, KALSEL.- Polsek Kertak Hanyar berhasil mengamankan ribuan obat-obatan terlarang dari tangan pelaku pengedar asal Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Pelaku yang bernama Istiqomah alias Kamah (50 thn) warga JL. A Yani Km. 7 Gg.  Kita Rt.  05 Rw. 02 Kelurahan Kertak Hanyar Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Senin (10/04/2017) sekitar pukul 14.00 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolres Kertak Hanyar IPTU Ria Arianty, S. Ik menjelaskan penangkapan bermula ketika anggota Ditresnarkoba Polda Kalsel melakukan Giat di Jl. A Yani km. 7 Gg. Kita Rt. 05 Rw. 02 Kelurahan Kertak Hanyar Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar tepatnya dirumah pelaku, kemudian anggota Ditresnarkoba Polda Kalsel melakukan penggeledahan dirumahnya tersebut dan ditemukan barang bukti obat carnophen sebanyak 1.318 (seribu tiga ratus delapan belas) butir dan uang sebesar Rp. 182.000,- (seratus delapan puluh dua ribu rupiah). Kemudian pelaku dan barang bukti tersebut dibawa oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel dilimpahkan kepada Polsek Kertak Hanyar untuk diproses hukum selanjutnya.
“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 196 juncto Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan paling singkat 10 tahun dan paling lama 15 tahun penjara,” terangnya.
Kategori: Umum

Berikan komentar