Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bhabin polsek martapura kota deklarasikan anti hoax |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan anti radikalisme |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan stop pungli |  Aipda M. Zarkoni Sholat Tarawih Bersama Warga Desa Melayu |  Piket polsek martapura kota patroli blue light wilkum martapura kota |  Kehadiran anggota Polsek Martapura Timur di Masjid membuat jamaah Sholat Tarawih merasa aman |  Piket polsek martapura kota patroli Bank-Bank di wilkum martapura kota |  Kspk polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura |  Polsek Martapura Timur Bersinergi amankan sholat tarawih |  Piket polsek martapura kota patroli lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas perempuan martapura |  Piket polsek martapura kota laksanakan pam sholat tarawih | 
MARTAPURA, KALSEL.- Polsek Sungai Tabuk berhasil mengamankan seorang laki-laki pelaku tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar ” pasal 197 Jo 106 ayat (1) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, pelaku berhasil diamankan di Jl Martapura Lama Km 7 Rt 07 Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, Minggu (23/04/2017) sekitar pukul 17.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sungai Tabuk AKP Siti Rohayati menjelaskan bahwa penangkapan pelaku tersebut ketika pelaku mendapatkn infomasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang menjual pil jenit di tkp kemudian anggota mengecek ke tkp ternyata benar pelaku sedang berada dirumah dan setelah digeledah di dalam rumah pelaku ditemukan pil Carnophen yang dibungkus dengan kantong plastik ditaruh diatas lemari kamar pelaku, kemudian ditanyakan kepada pelaku bahwa benar Carnophen tersebut miliknya yang akan dijual kepada orang lain.

“Pelaku yang bernama Supian. SE (45 thn) warga Jln Martapura Lama Km 7 Rt 07 Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Dari tangan pelaku didapat barang bukti berupa 1388 (seribu tiga ratus delapan puluh delapan)  butir obat carnophen, 1 (satu) buah hp Nokia dan uang tunai hasil penjualan Rp 90.000.”, terang Ibu Kapolsek

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
       
Kategori: Umum

Berikan komentar