Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini cara personil polsek sambung makmur cegah karhutla |  Personil polsek sambung makmur sebarkan brosur larangan bakar hutan pada warganya |  Banit sabhara polsek sambung sebarkan brosur larangan bakar hutan pada warga |  Brigadir joko sebarkan brosur larangan membakar hutan pada warga |  Personil polsek sambung himbau warga agar tidak bakar hutan dan lahan sembarangan |  Banit Sabhara Polsek Sambung himbau warga agar tisak bakar hutan dan lahan sembarangan |  Brigadir Joko himbau warga agar tidak bakar hutan |  Bripka Robby Hastono Sambangi Warga Yang Daerahnya Rawan Terjadi Kebakaran Hutan Dan Lahan |  Bhabnikamtibmas Polsek Gambut Sambangi Warga Binaannya |  Himbauan Larangan Membakar Hutan Dan Lahan |  Bhabinkamtibmas Polsek Pengaron Lakukan Sosialisasi Karhutla Ke Warga Mangkauk |  Pagi Pagi Udah Nongkrong | 

MARTAPURA, KALSEL.- Guna mencegah bahan makanan yang membahayakan masyarakat, karena tidak sesuai Standar Nasional Indonesia dengan tidak mencantumkan tanggal kedaluarsa produk. Jajaran Satreskrim Polres Banjar menggerebek sebuah home industri pembuatan saus tomat yang berada di Guntung Alaban Rt. 14 Rw. 02 Kelurahan Sungai Paring Martapura Kota, Kamis (08/06/2017).

Dari hasil penggerebekan home industri saus tomat milik MN (34thn), Polisi berhasil menyita peti kayu berisi 1.090 botol saus tomat dari tempat kejadian perkara.
AKBP Takdir Mattanete S.H., S.I.K., M.H membenarkan anggotanya telah menyita sebanyak 1.090 botol saus tomat dari pabrik pengolahannya di rumah MN (34thn) di Rt. 14 Guntung Alaban Kelurahan Sungai Paring.
“Saus tomat olahan MN diamankan karena pada botol kemasannya tidak mencantumkan tanggal kedaluarsanya, “terang Kapolres.
Takdir menegaskan bahwa setiap produk makanan yang beredar harus disertai pecantuman tanggal kedaluarsa seperti yang sudah diatur dalam Undang-undang tentang Perlindungan Konsumen.
“Bahan makanan yang diperjual belikan kepada masyarakat, wajib dicantumkan tanggal kedaluarsanya, sebagaimana diatur didalam UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Karena sangat berbahaya bagi masyarakat yang mengkonsumsinya ketika produk ini telah lewat kedaluarsa, ” tandas “Polisi Wangi” yang menjadi idola para Netizen ini.
Kategori: Umum

Berikan komentar