Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bhabin polsek martapura kota deklarasikan anti hoax |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan anti radikalisme |  Bhabin polsek martapura kota sosialisasikan stop pungli |  Aipda M. Zarkoni Sholat Tarawih Bersama Warga Desa Melayu |  Piket polsek martapura kota patroli blue light wilkum martapura kota |  Kehadiran anggota Polsek Martapura Timur di Masjid membuat jamaah Sholat Tarawih merasa aman |  Piket polsek martapura kota patroli Bank-Bank di wilkum martapura kota |  Kspk polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura |  Polsek Martapura Timur Bersinergi amankan sholat tarawih |  Piket polsek martapura kota patroli lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas perempuan martapura |  Piket polsek martapura kota laksanakan pam sholat tarawih | 

MARTAPURA, KALSEL.- Guna mencegah bahan makanan yang membahayakan masyarakat, karena tidak sesuai Standar Nasional Indonesia dengan tidak mencantumkan tanggal kedaluarsa produk. Jajaran Satreskrim Polres Banjar menggerebek sebuah home industri pembuatan saus tomat yang berada di Guntung Alaban Rt. 14 Rw. 02 Kelurahan Sungai Paring Martapura Kota, Kamis (08/06/2017).

Dari hasil penggerebekan home industri saus tomat milik MN (34thn), Polisi berhasil menyita peti kayu berisi 1.090 botol saus tomat dari tempat kejadian perkara.
AKBP Takdir Mattanete S.H., S.I.K., M.H membenarkan anggotanya telah menyita sebanyak 1.090 botol saus tomat dari pabrik pengolahannya di rumah MN (34thn) di Rt. 14 Guntung Alaban Kelurahan Sungai Paring.
“Saus tomat olahan MN diamankan karena pada botol kemasannya tidak mencantumkan tanggal kedaluarsanya, “terang Kapolres.
Takdir menegaskan bahwa setiap produk makanan yang beredar harus disertai pecantuman tanggal kedaluarsa seperti yang sudah diatur dalam Undang-undang tentang Perlindungan Konsumen.
“Bahan makanan yang diperjual belikan kepada masyarakat, wajib dicantumkan tanggal kedaluarsanya, sebagaimana diatur didalam UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Karena sangat berbahaya bagi masyarakat yang mengkonsumsinya ketika produk ini telah lewat kedaluarsa, ” tandas “Polisi Wangi” yang menjadi idola para Netizen ini.
Kategori: Umum

Berikan komentar