Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Karang Intan Kawal Pengamanan Kegiatan Rapat Pertanggungjawaban Keuangan PAD Desa Penyambaran |  Personil Lantas Layani Wajib Pajak Dikantor Samsat |  Ini cara personil Lantas layani “wajib pajak” di kantor Samsat |  Bripka Asep Rela Begadang Demi Masyarakat |  Brigadir aris sosialisasikan ini kepada warga |  Bripka Rifan ajak warga tidak pakai mercury |  Kasat Lantas Pimpin Apel Pagi |  Ini pesan kamtibmas Kanit intelkam kepada warga desa Lobang Baru |  KBO pimpin rikranmor di halaman gedung Juang |  Kanit Intelkam polsek Pengaron sambangi desa Lobang Baru |  Apa yang dilakukan “Aconk” Khairisman di dalam Rutan |  Ini cara polsek Pengaron stop penggunaan mercury | 
MARTAPURA,KALSEL – Apakah anda pernah melihat Polisi berseragam dengan menggunakan peci putih? Mungkin ada yang menjawab pernah, ada yang menjawab tidak pernah. Tapi kali ini sedikit berbeda dari apa yang sudah sudah anda lihat sebelumnya. Tidak hanya 1, 2 ataupun 3 orang Polisi berpeci, namun di Polres Banjar anda akan menemukan seluruh personilnya menggunakan peci putih. Terkecuali para Polwan tentunya karena mereka menggunakan jilbab.
Ini merupakan suatu inovasi positif yang dipilih oleh AKBP Takdir Mattanete, SH.,S.I.K.,MH ketika pertama kali menjabat selaku Kapolres Banjar, Polda Kalsel. “Polres Banjar ini berada di Kota Martapura, Kota Serambi Mekkah, Kota Pesantren, oleh karena itu sesuai dengan kearifan lokal saya mengambil kebijakan untuk seluruh personil saya agar selama bekerja selalu menggunakan peci/kopiah putih” jelas Nette Boy panggilan akrabnya.
“Baik itu ketika berada di penjagaan, ketika mengatur lalu lintas dijalan, ketika pengamanan maupun ketika pelayanan anggota harus selalu mengenakan kopiah putih tersebut” lanjut Nette Boy.
Hal ini sejalan dengan setibanya bulan suci Ramadhan yang menambah lebih mantap terobosan dari Polisi yang selalu wangi aromanya itu. Sama persis dengan terobosan yang juga sebelumnya pernah dilaksanakan sewaktu Nette Boy menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Waktu itu Nette Boy menerapkan kepada anggotanya, yang muslim tentunya, dalam satu hari untuk membaca 1 juz ayat-ayat suci Al-qur’an, “One Day, One Juz”.
Selain menerapkan kepada anggotanya untuk mengenakan peci putih, Nette Boy juga membuat sebuah program lainnya yaitu “Wajah Berseri”. Wajah Berseri merupakan singkatan dari wajib sholat berjama’ah setiap hari. Dimana melalui program ini Kapolres mengharapkan agar anggotanya bisa lebih memaknai bulan Ramadhan tahun ini dengan memperbanyak ibadah.
“Dengan program “Wajah Berseri” ini saya menghendaki seluruh anggota saya untuk lebih mengutamakan ibadah dibanding pekerjaan. Ketika adzan berkumandang saya menginginkan anak buah saya untuk langsung meninggalkan pekerjaannya, apapun itu, tanpa takut akan dimarahi pimpinan. Tinggalkan! segera berwudhu dan menuju Musholla” tegas Nette Boy.
Ketika ditanya Humas Polres Banjar mengenai program ini apakah cuma berlangsung selama bulan Ramadhan saja? Nette Boy dengan sigap menjawab “program ini akan terus berlanjut walaupun diluar bulan Ramadhan, sesuai dengan namanya wajib sholat berjamaah bersama setiap hari. Umat muslim kan memang diwajibkan untuk sholat lima waktu, tidak hanya di bulan Ramadhan saja”.
Tidak sekedar memberi perintah, tidak sekedar membuat program, namun Nette Boy pun turut ikut menjalankan programnya ini. Saat terdengar adzan berkumandang di Musholla An-Nur Polres Banjar,seketika itu pula nampak seluruh anggota Polres Banjar menghentikan aktifitasnya dan sembari mengenakan kopiah putih bergegas menuju Musholla.
Terlihat ditengah-tengah antara kerumunan personil Polres Banjar terdapat Kapolres AKBP Takdir Mattanete, SH.,S.I.K.,MH beserta Waka Polres Kompol Ajie Lukman Hidayat, SH.,S.I.K dan segenap pejabat utama Polres Banjar lainnya.
“Ini memang program pertama saya ketika bertugas di Polres Banjar. Saya minta kalian semua Ikhlas, ini sebenarnya bukan saya yang mengajak anda untuk sholat berjamaah, tapi hakikatnya saya mendisiplinkan diri saya sendiri untuk sholat berjamaah,” tuturnya.

MARTAPURA,KALSEL – Apakah anda pernah melihat Polisi berseragam dengan menggunakan peci putih? Mungkin ada yang menjawab pernah, ada yang menjawab tidak pernah. Tapi kali ini sedikit berbeda dari apa yang sudah sudah anda lihat sebelumnya. Tidak hanya 1, 2 ataupun 3 orang Polisi berpeci, namun di Polres Banjar anda akan menemukan seluruh personilnya menggunakan peci putih. Terkecuali para Polwan tentunya karena mereka menggunakan jilbab.
Ini merupakan suatu inovasi positif yang dipilih oleh AKBP Takdir Mattanete, SH.,S.I.K.,MH ketika pertama kali menjabat selaku Kapolres Banjar, Polda Kalsel. “Polres Banjar ini berada di Kota Martapura, Kota Serambi Mekkah, Kota Pesantren, oleh karena itu sesuai dengan kearifan lokal saya mengambil kebijakan untuk seluruh personil saya agar selama bekerja untuk selalu menggunakan peci/kupiah putih” jelas Nette Boy panggilan akrabnya.
“Baik itu ketika berada di penjagaan, ketika mengatur lalu lintas dijalan, ketika pengamanan maupun ketika pelayanan anggota harus selalu mengenakan kopiah putih tersebut” lanjut Nette Boy.
Hal ini sejalan dengan setibanya bulan suci Ramadhan yang menambah lebih mantap terobosan dari Polisi yang selalu wangi aromanya itu. Sama persis dengan terobosan yang juga sebelumnya pernah dilaksanakan sewaktu Nette Boy menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Waktu itu Nette Boy menerapkan kepada anggotanya, yang muslim tentunya, dalam satu hari untuk membaca 1 juz ayat-ayat suci Al-qur’an, “One Day, One Juz”.
Selain menerapkan kepada anggotanya untuk mengenakan peci putih, Nette Boy juga membuat sebuah program lainnya yaitu “Wajah Berseri”. Wajah Berseri merupakan singkatan dari wajib sholat berjama’ah setiap hari. Dimana melalui program ini Kapolres mengharapkan agar anggotanya bisa lebih memaknai bulan Ramadhan tahun ini dengan memperbanyak ibadah.
“Dengan program “Wajah Berseri” ini saya menghendaki seluruh anggota saya untuk lebih mengutamakan ibadah dibanding pekerjaan. Ketika adzan berkumandang saya menginginkan anak buah saya untuk langsung meninggalkan pekerjaannya, apapun itu, tanpa takut akan dimarahi pimpinan. Tinggalkan! segera berwudhu dan menuju Musholla” tegas Nette Boy.
Ketika ditanya Humas Polres Banjar mengenai program ini apakah cuma berlangsung selama bulan Ramadhan saja? Nette Boy dengan sigap menjawab “program ini akan terus berlanjut walaupun diluar bulan Ramadhan, sesuai dengan namanya wajib sholat berjamaah bersama setiap hari. Umat muslim kan memang diwajibkan untuk sholat lima waktu, tidak hanya di bulan Ramadhan saja”.
Tidak sekedar memberi perintah, tidak sekedar membuat program, namun Nette Boy pun turut ikut menjalankan programnya ini. Saat terdengar adzan berkumandang di Musholla An-Nur Polres Banjar,seketika itu pula nampak seluruh anggota Polres Banjar menghentikan aktifitasnya dan sembari mengenakan kopiah putih bergegas menuju Musholla.
Terlihat ditengah-tengah antara kerumunan personil Polres Banjar terdapat Kapolres AKBP Takdir Mattanete, SH.,S.I.K.,MH beserta Waka Polres Kompol Ajie Lukman Hidayat, SH.,S.I.K dan segenap pejabat utama Polres Banjar lainnya.
“Ini memang program pertama saya ketika bertugas di Polres Banjar. Saya minta kalian semua Ikhlas, ini sebenarnya bukan saya yang mengajak anda untuk sholat berjamaah, tapi hakikatnya saya mendisiplinkan diri saya sendiri untuk sholat berjamaah,” tuturnya.

Kategori: Umum

Berikan komentar