Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Indra Purwadi Sosialisasikan Larangan Pungli Kepada Warga Binaannya |  Cegah Pungli, Ini Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Bripka M. Nasrullah Diwilayah Binaan |  1 warga Lokcantong dan 1 warga Benua Anyar diamankan Polsek Simpang Empat gara – gara Sabu |  Sholat berjamaah rutin dilakukan Bripka Hermansyah bersama anggota Polsek Simpang Empat lainya di Masjid At Taqwa |  Aipda Didik bersama anggota yang lain laksanakan sholat subuh berjamaah dimasjid Nurul Huda |  Dua personil Polsek Sambung Makmur laksanakan patroli dialogis serta blue light diwilayah hukum Sambung Makmur |  Warga Desa Benteng Dukung Polsek Pengaron Dalam Usut Para Pelaku Hoak |  Bripka Susanto Beserta Bripka Sugiarto Dan Aiptu Zainal Maghrib Berjamaah |  Cegah Karhutla, Ini Yang Selalu di Bagikan Bripka Mahmud Kepada Warga |  Bripka Subandrio Ajak Warga Desa Bawahan Pasar Stop Berita Hoax |  Anggota Polsek Martapura Timur Ini Rutin Mengajak Masyarakat Untuk Menolak Pungli |  Polsek Martapura Timur Bentang Spanduk Karhutla Bersama Warga | 

MARTAPURA, KALSEL.- Menindaklanjuti tentang permasalahan keberadaan sebuah makam di Desa Bawahan Pasar yang menjadi perdebatan warga sekitar, Muspika Matraman, Kabupaten Banjar menggelar musyawarah di rumah salah satu warga yang berada di Desa Bawahan Pasar RT 03, Kec. Matraman, Kab. Banjar, Kamis (03/08/2017) sekitar pukul 14.30 wita.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Matraman, AKP Rissan Simaremare beserta Kanit Intel, Kanit Binmas, Kanit Sabhara, Camat Matraman, MUI Bawahan Pasar, Danramil yang diwakili oleh Sertu Muhyudi, Kepala KUA Bawahan Pasar, Pambakal Bawahan Pasar, Pambakal Lok Tamu dan perwakilan warga Desa Bawahan Pasar.

Permasalahan yang dipicu oleh saling klaim tentang keberadaan makam yang berada di belakang rumah Saifuji dan Jamani itu akhirnya disepakati untuk dilakukan pembongkaran makam guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Camat Matraman mengatakan bahwa, untuk menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlarut-larut harus dilakukan dengan cara membongkar makam tersebut, dengan mendatangkan tim ahli dari Kabupaten Banjar.

Sementara itu, Kapolsek Matraman, AKP Rissan Simaremare menyatakan bahwa, pihaknya akan selalu melakukan pendampingan dan mengawal permasalahan ini, hingga ditemukan titik terang tentang keberadaan makam tersebut.

“Kita akan kawal terus permasalahan ini, agar segera dapat diselesaikan,” tandas Kapolsek Matraman, AKP Rissan Simaremare.

Kategori: Berita

Berikan komentar