Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Anggota Piket Polsek Karang Intan Melaksanakan Kegiatan Sispam Mako |  Bripka Jono Melaksanakan Giat Patroli Cipkon |  Dengan Senang Hati Peesonil Polsek Astambul Bantu Warga Pada Saat Membangun Pembangunan Di Kelampaian |  Pelaksanaan Patroli Daerah Rawan Kriminalitas |  Pawas Bersama Piket Fungsi Melaksanakan Kegiatan Cipkon Malam Hari |  Personil Sat Reskrim Melaksanakan Pengecekan Tahanan Di Rutan Polres Banjar |  Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga |  Polsek Pengaron Melaksanakan Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga |  Anggota Polsek Aranio Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga |  Kspk Aipda Mulyanto Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Polsek Matraman Tingkatkan Patroli Jalan Raya |  Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Cegah Kriminalitas Petugas Piket Polsek Karang Intan Pam dan Patroli Di APMS |  Millenial road safety |  Pelayanan Prima Di Pagi Hari |  Mobil Laka Harus Selalu Dalam Kondisi Prima |  Anggota Polsek Giat Patroli Dan Cegah Adanya Premanisme Dikecamatan Astambul |  Bripka Subhan DDS / Sambang Desa Dengan Mempererat Tali Silaturrahmi | 

MARTAPURA, KALSEL.- Kebakaran hutan kini sudah sering terjadi, khususnya di hutan dan lahan gambut yang banyak ditemui di Negara Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan.

Banyak faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan gambut seperti contohnya yang paling sering terjadi adalah akibat dari musim kemarau dan akibat aktivitas manusia seperti membuang puntung rokok sembarangan sampai aktivitas ilegal perusahaan-perusahaan nakal yang membuka lahan dengan cara dibakar. Kebakaran hutan menimbulkan banyak dampak negatif yang merugikan baik itu dari segi ekologi hingga ekonomi bahkan dapat merusak kesehatan pernafasan.

Menjelang semakin dekatnya musim kemarau, Polres Banjar semakin gencar melakukan sosialisasi tentang larangan membuka hutan dan lahan dengan cara dibakar. Salah satunya dengan mendirikan Posko Karhutla yang berada di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, tepatnya di depan SPBU Sungai Tabuk.

Selain itu, melalui prajurit ujung tombaknya, para Bhabinkamtibmas, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H memerintahkan untuk lebih sering melakukan patroli, sambang desa, hingga memberikan himbauan serta penerangan kepada masyarakat.

“Kita harus selalu siap dalam menghadapi datangnya musim kemarau yang dapat berakibat timbulnya Karhutla,” ucap AKBP Takdir atau yang lebih dikenal dengan sapaan Nette Boy.

“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh Bag, Sat dan Kapolsek, terutama Bhabinkamtibmas agar lebih gencar lagi memberikan himbauan kepada masyarakat maupun badan usaha untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” lanjut Nette Boy.

Masih menurut Nette Boy, Kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan negara secara ekonomi. “Akibat asap yang mengganggu wilayah sekitar lokasi hutan, banyak aktivitas manusia yang terganggu hingga terpaksa berhenti mulai dari sekolah hingga perdagangan,” terangnya.

“Oleh karena itu, berdampak buruk pada perputaran ekonomi di wilayah sekitar, sehingga mengalami kerugian. Selain ekonomi, asap yang sampai ke wilayah negara tetangga juga dapat berakibat buruk bagi hubungan bilateral Indonesia,” tegas Nette Boy.

Kategori: Himbauan

Berikan komentar