Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sat Sabhara Dan Ulama Tetap Kompak Lewat Sholat Berjamaah. |  Bripka Arief Maulana Sebagai Pengasuh Satpam, Sampaikan Materi Binkorpolsus PPNS Dan Bentuk Bentuk Pam Swakarsa |  Sat Sabhara Tetap Laksanakan Sholat Berjamaah Dimanapun Kegiatanya |  Bhabinkamtibmas Martim Melaksanakan Sholat Ashar Berjamaah Di ? |  Panen Raya Kapolsek Hadir Saat Acara Tersebut |  Jalin Silaturahmi Kapolsek Gambut Lakukan Sholat Dhuhur Di Ponpes Ahsanul Insan |  Anggota Polsek Matraman Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga |  Polwan tangguh Polsek Martapura Kota |  Ka SPK Polsek Matraman Beserta Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Kontrol Sitkamtibmas |  Kanit Sabhara Polsek Matraman Datangi Warga Saat Berpatroli |  Bhabinkamtibmas Kumpul Bersama Warganya, Dengarkan Permasalahan warganya |  Bripka Dede Jelaskan Bahaya Penggunaan Merkuri Kepada Masyarakat | 

banjar.kalsel.polri.go.id- Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) adalah Generasi muda yang akan menjadi generasi penerus masa depan bangsa, Sebagai anggota Paskibraka, harus bisa menjadi teladan dan contoh didalam ruang lingkup tempat tinggal mereka, baik di sekolah, maupun didalam lingkup masyarakat sekitar. Begitu yang disampaikan Kasat Sabhara Polres Banjar, AKP Gita Suhandi, mewakili Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete, ketika menjadi pembicara dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Kabupaten Banjar, di Gedung Wisma Pemuda Kabupaten Banjar, Martapura, Kamis (10/8/2017) sekitar pukul 20.00 wita.

 

Paskibraka menurut Gita (sapaan akrab Kasat Sabhara. red) juga harus bisa membawa bangsa Indonesia menjadi “Negara Maju”, karena Negara Maju, bukan tergantung pada lama berdirinya suatu Negara, juga bukan pada sumber daya alamnya, bukan pada luas areanya, bukan pada intelektualnya. “Karena tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan, bukan juga pada ras atau warna kulit,” kata Kasat Sabhara Polres Banjar, AKP Gita Suhandi.

 

Namun, menurut Gita perbedaannya terletak pada sikap/perilaku masyarakatnya yang telah dibentuk melalui kebudayaan dan pendidikan. Prinsip yang diterapkan negara maju adalah prinsip dasar kehidupan, diantaranya; Etika sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari, Kejujuran dan Integritas, Bertanggung jawab, Menghormati aturan dan hukum yang berlaku, Menghormati hak orang lain, Mencintai pekerjaan, Berusaha membiasakan diri menabung/Investasi, Bekerja keras, Tepat waktu dan Tidak menyalahkan orang lain.

 

Di Negara berkembang seperti Indonesia saat ini, hanya sedikit yang mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut. “Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengerjakan prinsip dasar kehidupan,” terangnya.

 

Gita menekankan, sebagai generasi muda kalian harus mengambil peranan dalam membantu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. “Polisi tidak bisa bekerja sendiri, karena Polisi dan masyarakat harus bersatu dalam ikatan kerjasama, dengan begitu pasti akan lebih mudah membersikan setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan kita,” ungkapnya.

 

“The Police Are The Public, And The Public Are The Police” (Sir Robert Peel). Lebih lanjut, AKP Gita Suhandi menjelaskan, Tiga Pilar yang terdiri dari Polri, TNI, Pemerintahan harus bersinergi untuk menciptakan dan memlihara keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.

 

Terakhir, Kasat Sabhara Polres Banjar ini mengingatkan kepada para Paskibraka yang beragama muslim, kalian jangan pernah meninggalkan Sholat, dan harus berjamaah bagi laki-laki. “Sholat adalah pondasi penting bagi Umat Islam, Karena dalam sebuah hadist menyebutkan bahwa, yang pertama kali dihisab adalah amalan Sholat, bahkan, Jika manusia pada saat dihisab sholatnya baik, maka baiklah semuanya, sebaliknya jika sholatnya buruk, maka buruklah semuanya,” tandas perwira pertama polisi dengan tiga balok di pundak ini.

 

 

 

Kategori: Berita, Kegiatan

Berikan komentar