Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Giat Rutin Apel Pagi Personil Polsek Sungai Tabuk |  Antisipasi Paham Radikal, Ini Yang Disampaikan Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Kepada Warga |  Pimpin Apel, Kanit Binmas Polsek Sungai Tabuk Arahan Kepada Anggota |  Sinergitas Dan Kekompakan TNI – Polri Wilayah Kecamatan Sungai Tabuk |  Anggota Polsek Sungai Tabuk Laksanakan Giat Jumling Di Mesjid Al Quddus |  Polsek Matraman Bersama Warga Ciptakan Pemilu 2019 Aman, Damai Dan Sejuk |  Tingkatkan Patroli Obvit Wilkum Sungai Tabuk, Ini Tujuannya |  Dekatkan Dengan Warga Desa Binaan, Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Laksanakan DDS |  Beginilah Cara Anggota Polsek Belimbing Briptu Gunarso Sosialisasikan Stop Pungli Pada Warga Desa Sungai Pinang |  Di Hari Libur Personil Polsek Matraman Patroli Siang Sambangi Objek Vital |  Kegiatan Patroli Jalan Raya Polsek Matraman di Lokasi Rawan Kecelakaan |  Sholat Dzuhur Berjamaah di mesjid, Eratkan Silaturahmi Dengan Warga | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Polisi lagi lagi berhasil meringkus seorang pengedar obat-obatan daftar G. Saipullah alias Gompa, warga Pematang Danau Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar Kalsel dibekuk jajaran unit Reskrim Polsek Mataraman Polres Banjar Polda Kalsel, Selasa (15/8/2017) malam.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Mataraman AKP Rissan Simaremare, S.Sos.,M.AP membenarkan informasi penangkapan terhadap pengedar obat-obatan terlarang tersebut. “Penangkapan pelaku didasari atas informasi dari masyarakat kepada kami,” ungkap Rissan.

Masih menurut Rissan, pelaku sebelumnya memang sudah lama menjadi target operasi Kepolisian namun lantaran aksinya yang tergolong gesit sehingga membuat aparat Kepolisian pun sempat kewalahan melacak keberadaannya sampai adanya informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku.

Meski dirinya sempat berkelit tidak memiliki dan menjual obat-obatan daftar G tersebut. Namun berkat ketekunan dan kesabaran unit Reskrim Polsek Mataraman, sebanyak 140 butir zenith dan 988 butir dextro pun akhirnya berhasil ditemukan.

“Nah, Selasa petang kemarin, setelah mendapatkan informasi tersangka berada di rumah, kami pun langsung membekuknya. Pelaku awalnya sempat membantah menjadi pengedar sediaan farmasi tanpa ijin edar tersebut. Namun setelah dilakukan penggeladahan, obat-obatan tersebut berhasil kami temukan didalam sebuah plastik yang tersimpan didalam helm dan terletak di depan pintu rumahnya,” terang Rissan.

 

Berikan komentar