Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sat Sabhara Dan Ulama Tetap Kompak Lewat Sholat Berjamaah. |  Bripka Arief Maulana Sebagai Pengasuh Satpam, Sampaikan Materi Binkorpolsus PPNS Dan Bentuk Bentuk Pam Swakarsa |  Sat Sabhara Tetap Laksanakan Sholat Berjamaah Dimanapun Kegiatanya |  Bhabinkamtibmas Martim Melaksanakan Sholat Ashar Berjamaah Di ? |  Panen Raya Kapolsek Hadir Saat Acara Tersebut |  Jalin Silaturahmi Kapolsek Gambut Lakukan Sholat Dhuhur Di Ponpes Ahsanul Insan |  Anggota Polsek Matraman Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga |  Polwan tangguh Polsek Martapura Kota |  Ka SPK Polsek Matraman Beserta Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Kontrol Sitkamtibmas |  Kanit Sabhara Polsek Matraman Datangi Warga Saat Berpatroli |  Bhabinkamtibmas Kumpul Bersama Warganya, Dengarkan Permasalahan warganya |  Bripka Dede Jelaskan Bahaya Penggunaan Merkuri Kepada Masyarakat | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Polisi lagi lagi berhasil meringkus seorang pengedar obat-obatan daftar G. Saipullah alias Gompa, warga Pematang Danau Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar Kalsel dibekuk jajaran unit Reskrim Polsek Mataraman Polres Banjar Polda Kalsel, Selasa (15/8/2017) malam.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Mataraman AKP Rissan Simaremare, S.Sos.,M.AP membenarkan informasi penangkapan terhadap pengedar obat-obatan terlarang tersebut. “Penangkapan pelaku didasari atas informasi dari masyarakat kepada kami,” ungkap Rissan.

Masih menurut Rissan, pelaku sebelumnya memang sudah lama menjadi target operasi Kepolisian namun lantaran aksinya yang tergolong gesit sehingga membuat aparat Kepolisian pun sempat kewalahan melacak keberadaannya sampai adanya informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku.

Meski dirinya sempat berkelit tidak memiliki dan menjual obat-obatan daftar G tersebut. Namun berkat ketekunan dan kesabaran unit Reskrim Polsek Mataraman, sebanyak 140 butir zenith dan 988 butir dextro pun akhirnya berhasil ditemukan.

“Nah, Selasa petang kemarin, setelah mendapatkan informasi tersangka berada di rumah, kami pun langsung membekuknya. Pelaku awalnya sempat membantah menjadi pengedar sediaan farmasi tanpa ijin edar tersebut. Namun setelah dilakukan penggeladahan, obat-obatan tersebut berhasil kami temukan didalam sebuah plastik yang tersimpan didalam helm dan terletak di depan pintu rumahnya,” terang Rissan.

 

Berikan komentar