Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Indra Purwadi Sosialisasikan Larangan Pungli Kepada Warga Binaannya |  Cegah Pungli, Ini Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Bripka M. Nasrullah Diwilayah Binaan |  1 warga Lokcantong dan 1 warga Benua Anyar diamankan Polsek Simpang Empat gara – gara Sabu |  Sholat berjamaah rutin dilakukan Bripka Hermansyah bersama anggota Polsek Simpang Empat lainya di Masjid At Taqwa |  Aipda Didik bersama anggota yang lain laksanakan sholat subuh berjamaah dimasjid Nurul Huda |  Dua personil Polsek Sambung Makmur laksanakan patroli dialogis serta blue light diwilayah hukum Sambung Makmur |  Warga Desa Benteng Dukung Polsek Pengaron Dalam Usut Para Pelaku Hoak |  Bripka Susanto Beserta Bripka Sugiarto Dan Aiptu Zainal Maghrib Berjamaah |  Cegah Karhutla, Ini Yang Selalu di Bagikan Bripka Mahmud Kepada Warga |  Bripka Subandrio Ajak Warga Desa Bawahan Pasar Stop Berita Hoax |  Anggota Polsek Martapura Timur Ini Rutin Mengajak Masyarakat Untuk Menolak Pungli |  Polsek Martapura Timur Bentang Spanduk Karhutla Bersama Warga | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan pencurian getah karet di areal kebun PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII Danau Salak yang masuk wilayah Kabupaten Banjar.

Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. di Martapura, Ahad mengatakan, tersangka yang berinisial AR ditangkap Sabtu (26/8) dan turut diamankan sejumlah barang bukti.

“Petugas dilapangan juga menyita senjata tajam jenis pisau belati yang dibawa tersangka saat melakukan aksi pencurian,” ujar kapolres didampingi Kapolsek Mataraman AKP Rissan S.

Menurut kapolsek, penangkapan tersangka yang tercatat sebagai warga Gunung Makmur Desa Takuti Mataraman berawal dari informasi dugaan pencurian yang dilakukan pria itu.

Disebutkan, informasi itu langsung ditindak lanjuti dengan mengirimkan dua anggota polisi ke lokasi perkebunan milik PTPN Danau Salak Afdeling 10 di Desa Gunung Ulin Kecamatan Mataraman.

Saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.45 Wita, tersangka tengah tertidur menunggu getah karet cair yang hendak diambilnya dari sejumlah pohon karet di perkebunan tersebut.

“Sebelumnya petugas menerima informasi pencurian getah 

karet di PTPN sehingga kami memerintahkan personel melakukan patroli dan mendapati AR disitu dan diduga mencuri,” ungkapnya.

Ia mengatakan, setelah diamankan, pihaknya langsung membawa tersangka dan barang bukti ke mapolsek untuk diproses lebih lanjut baik kasus pencurian maupun membawa senjata tajam.

“Kasus pencuriannya proses termasuk membawa senjata tajam tanpa izin dan terancam sanksi berat karena melanggar pasal 2 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951,” ucapnya.

Dikatakan, aksi pencurian di areal perkebunan PTPN XIII sering terjadi dan manajemen perusahaan berkoordinasi dengan kepolisian berupaya mencegah terjadinya tindak pidana itu.

“Kami bersama-sama satuan petugas keamanan PTPN rutin melakukan patroli untuk mencegah terjadinya pencurian sehingga perusahaan tidak dirugikan atas aksi itu,” kata kapolsek.

Berikan komentar