Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kanit Binmas Aipda Arif Suntono Pengamanan Pasar Wadai |  Jelang Bulan Ramadhan, Anggota Polsek Pengaron Lakukan Patroli Malam Masjid |  Cegah Karhutla, Ini Yang Disampaikan Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Kepada Warga Binaan |  Kali Ini Pengaman Sholat Tarawih Di Desa Lobang Baru |  Warga Desa Benteng Dukung Polsek Pengaron Dalam Usut Para Pelaku Hoak |  Giat Sambang Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Ke Wilayah Binaan |  Jauhkan Pemuda Dari Narkoba, Dekatkan Dengan Yang Positif |  Selalu Aktif Berikan Pemahaman Bahaya Radikalisme Ke Warga |  Brigadir Firman Suci Sosialisasi Pungli Ke Warga Desa Binaan |  Ka Spk Aiptu Yuliadi Dan Bhabinkamtibmas Firman Amankan Sholat Tarawih |  Piket polsek martapura kota patroli blue light wilkum martapura kota |  Piket polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Rabu (30/8/2017) sekitar pukul 08.10 wita terjadi kebakaran kios / warung Jl. Irigasi Desa Sungai Alang Rt 01 No. 79 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar atau tepatnya di kios/ warung milik Sairani.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Karang Intan Ipda Imam Sayuti menjelaskan akibat kejadian tersebut pemilik kios mengalami kerugian sekitar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah) dimana selain barang dagangan dan bangunan habis terbakar, sebuah mobil jenis Toyota Kijang warna Hijau dengan Nopol : DA 8007 AG juga ikut terbakar yang diparkir tepat di samping kios/Warungnya.

“Selain itu Siti Aminah (Istri pemilik kios/ warung) juga mengalami luka bakar di sekujur tubuh akibat terkena percikan api diantaranya luka bakar di bagian wajah, di tangan sebelah kiri dan kaki. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Karang Intan 2 guna mendapat perawatan medis awal dan selanjutnya dirujuk ke RSUD. Ratu Zalecha Martapura guna mendapat perawatan medis secara intensif,” jelas Kapolsek Karang Intan.

Kejadian bermula pada saat Sairani baru datang membeli bensin di Desa Awang Bangkal Barat, selanjutnya jerigen yang berisikan bensin (sebanyak 20 liter) tersebut ditaruh disamping warung dan dituang ke dalam botol untuk dijual. Setelah selesai menuang, jerigen tersebut di taruh di dalam warung.

“Pada saat itu istrinya Siti Aminah berada sekitar 1,5 m dari tempat menaruh bensin, dimana istrinya sedang membungkus kacang dengan menggunakan lampu pelita dari minyak tanah. Tidak lama kemudian api langsung menyambar ke bensin dan kebakaran tidak bisa dielakkan. Akhirnya warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung beramai-ramai membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya”, terang Kapolsek.

 

 

Berikan komentar