Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Program Polsek Matraman ” 10 Menit Bersama Bhabinkamtibmas”, Dekatkan Polisi Dengan Masyarakat |  Cegah Narkoba Dengan Terus Lakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat |  Bripka Robby” STOP Kebakaran Hutan Dan Lahan Sekarang Juga” |  Patroli Jalan Raya Rutin di Laksanakan Polsek Matraman |  Bhabinkamtibmas Gencar Bagikan Maklumat Kapolda Kalsel Kepada Masyarakat |  Bripka Ahyat Noor Sosialisasi Larangan Gunakan Merkuri di Desa Bawahan Selan |  Pelaku Pembawa Sajam Terjaring Operasi Pekat Di Sungai Tabuk |  Bripka Ahyat Noor Himbau Warganya Jangan Bakar Hutan Dan Lahan |  Operasi Pekat Berhasil Menjaring Beberapa Unit Kendaraan R2 Tanpa Surat |  Hari Libur, Personil Polsek Matraman Lakukan Kontrol ATM |  Patroli Blue Light Polsek Matraman, di Lokasi Rawan Kejahatan |  Berikan Rasa Aman Kepada Masyarakat, Polsek Matraman Laksanakan Pam Pasar | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Akibat binatang kerbau yang merengsek memasuki lahan perkebunan kelapa sawit milik PT. Palmina Utama, Polsek Simpang Empat hadiri undangan mediasi terkait permasalahan dari PT. Palmina Utama dengan warga Desa Makmur Karya. Saat itu mediasi dilakukan di Balai Serbaguna Desa Makmur Karya, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, Selasa (29/8/2017) sekitar pukul 13.30 wita.

Dalam pertemuan mediasi antara yakni masyarakat Desa Makmur Karya dengan pihak PT. Palmina Utama itu adalah terkait permasalahan kerbau milik masyarakat di Desa Karya Makmur yang memasuki lahan perkebunan kelapa sawit milik PT. Palmina Utama.

Dalam hal ini keterlibatan Polsek Simpang Empat adalah untuk memediasi atau menjadi penengah untuk mencari solusi dalam permasalahan itu.

Dalam pertemuan tersebut hadir dari pihak PT. Palmina Utama sebagai perwakilan yakni H. Ahmad Syaifuddin dan Abdul Halim, sedangkan dari pihak masyarakat Desa Makmur Karya sendiri yaitu dihadiri langsung oleh Pambakal H. Katie bersama para masyarakat dari pemilik kerbau, diantaranya hadir sebanyak 15 orang. Sedangkan dari Polsek Simpang Empat, dihadiri oleh Kanit Reskrim, Bripka Gerek Sutarna, Kanit Intelkam, Aiptu Sukemi dan Banit Sabhara, Briptu Erfan Gus A.

Dalam keteranganya Pembekal Desa Makmur Karya saudara H. Katie menjelaskan bahwa jumlah kerbau rawa milik warga yang memasuki kebun sawit PT. Palmina Utama, jumlahnya sebanyak 100 ekor dan saat ini kerbau-kerbau itu masih berada dikebun sawit, diperkirakan ada berjumlah sekitar 30 ekor, sedangkan 70 ekor lainya sudah keluar dari dalam kebun.

Alhasil pertemuan diperoleh kesepakatan, yaitu :

  1. Masyarakat pemilik kerbau akan mengeluarkan kerbaunya yang memasuki lahan kebun milik PT. Palmina Utama, terhitung sejak hari Selasa (29/8/2017).
  2. Pihak PT. Palmina Utama agar melakukan rehab terhadap kandang kerbau yang saat ini mengalami kerusakan
    dan bersedia melakukan penambahan kandang baru yang biayanya akan ditanggung pihak Manajemen PT. Palmina Utama, dengnan pihak pemilik kebun sebagai pekerjanya dengan upah 30% dari total yang dikerjakan.
  3. Pihak perusahaan akan membuat kandang permanen dengan menanam pohon galam disisi pagar dengan jarak 25 cm.

Setelah kedua belah pihak sepakat, kemudian kedua belah pihak membuat surat perjanjian yang ditandatangani oleh perwakilan manajemen PT. Palmina Utama dengan masyarakat Desa Makmur Karya sebagai pemilik kerbau.

Sumber: Humas Polsek Simpang Empat
Editor: Dimas/Joko
Publish: Andyan

Berikan komentar