Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polres Banjar Dirikan Posko Dapur Umum |  Anev Akhir Tahun Sat Reskrim Polres Banjar |  Aiptu Awaludin pimpin razia pengunjung warung malam |  Mendekati pergantian tahun, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Malam |  Patroli Blue Light efektif cegah kejahatan |  Ucapan Selamat Buat 83 Personil Yang Naik Pangkat |  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Kegiatan Patroli Blue Light Polsek Karang Intan |  Kegiatan Patroli Polsek Karang Intan Ke Obvit |  Kegiatan Sispam Mako Polsek Karang Intan |  Ciptakan Kamtibmas kondusif melalui Patroli Cipkon |  Aipda Agung pantau Kamtinmas Wilkum Polsek Simpang Empat melalui Patroli Cipkon |  Kegiatan Pasar Malam di Desa Simpang Empat mendapat pantauan dari Polsek dan Koramil Simpang Empat |  Polsek dan Koramil pantau kegiatan Pasar Malam |  Polsek dan Koramil Simpang Empat himbau pengunjung Pasar Malam patuhi protokol kesehatan |  Patroli Bersama di Pasar Malam Simpang Empat Pengaron |  Bhabinkamtibmas selalu mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan |  Sosialisasi New Normal dan ingatkan masyarakat untuk memakai masker |  Sampaikan New Normal dalam memutus penyebaran virus covid-19 | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Polres Banjar, Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.IK., M.H., tidak main-main dengan komitmen untuk memberantas segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Banjar. Hal ini dibuktikan dengan pengungkapan kasus peredaran narkoba lintas provinsi oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar yang telah meringkus empat komplotan pengedar dan sekaligus bandar besar narkoba jenis Dextro, JP, JK, FR dan bandar JY, dan menemukan barang bukti 700 ribu butir Dextro di perumahan Bunyamin, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (30/8/2017) malam.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete yang turun lengsung memimpin pengungkapan kasus bersama Kasat Reskoba, Iptu A. Jarkasi mengatakan bahwa pengungkapan kasus peredaran Dextro jaringan antar provinsi tersebut bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya transaksi Dextro di wilayah Kertak Hanyar.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami turunkan tim untuk melakukan penyelidikan, dan berhasil menyamar sebagai pembeli yang memesan ratusan pil Dextro,” kata Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete, Kamis (31/8/2017).

Setelah disepakati tempat transaksi yang sudah dietntukan oleh pelaku, tim yang sudah menunggu kedatangan pelaku langsung menyergap pelaku dan berhasil mengamankan barang bukti ratusan pil Dextro.

Tidak berhenti disitu, setelah dilakukan interogasi oleh anggota Sat Reskoba Polres Banjar, akhirnya pelaku menyebutkan nama bandar besar dibelakangnya yang sedang berada di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin.

“Setelah dilakukan interogasi kepada pelaku, pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut (Pil Dextro) dari bandar besar yang berada di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, dan benar saja di salah satu kamar, kami berhasil meringkus bandar besar tersebut bersama dua orang anak buahnya,” terang Nette Boy, sapaan akrab Kapolres Banjar.

Setelah dilakukan penangkapan terduga bandar Dextro lintas provinsi tersebut, pelaku mengaku menyimpan barang bukti ratusan ribu pil Dextro di sebuah gudang yang terletak di perumahan Bunyamin, Kertak Hanyar.

“Pelaku mengaku menyimpan baran bukti di perumahan Bunyamin, setelah mendatangi gudang yang dimaksud oleh pelaku, petugas akhirnya menemukan ratusan ribu pil Dextro siap edar dan uang yang diduga hasil penjualan Dextro sebanyak ratusan juta rupiah,” jelas Polisi Wangi sapaan Kapolres Banjar itu

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku yang diduga sebagai pelaku pengedar zenith lintas provinsi tersebut beserta barang bukti telah diamankan polisi di Mapolres Banjar, untuk dilakukan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Banjar, dan kami akan melakukan pengembangan kasus ini, untuk mencari dan mengungkap jaringan yang lebih besar lagi,” pungkas perwira menengah polisi dengan dua melati di pundak ini.

Berikan komentar