Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Rutin lakukan razia Pekat di warung – warung malam, cara Bripka Hermansyah ciptakan Situasi Kamtibmas yang aman kondusif |  Sambangi SPBU saat malam hari, cara Polsek Simpang Empat cegah pelangsir BBM |  Berikan Suasana Aman, Polsek Sungai Tabuk Tingkatkan Patroli Malam |  Camat Aranio Pimpin Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI Ke 73 Di Wilayah Kecamatan Aranio |  Anggota Melaksanakan Patroli Blue Light Wilkum Sungai Tabuk |  Kapolsek Matraman Beserta Anggota Mengikuti Upacara Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73 |  Warga turut membantu anggota meangkat BB Laka |  Tak Kenal Hari Libur, Polsek Aranio Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas |  Bripka Hermansyah dan Brigadir Irfan lakukan razia Sajam terhadap pengunjung warung malam untuk cegah Tindak Pidana |  Rutin mengecek rutan polres banjar |  Aipda Amin Jakfar Bersama Tiga Anggota Lakukan Patroli Desa Pengaron |  Mengecek kesehatan tahanan laka lantas | 

 

 

Sebagai upaya memberikan pembinaan terhadap para tersangka yang menjadi tahanan Polres Banjar. Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kasat Tahti Ipda H Samud mengadakan pembinaan rohani rutin terhadap para tahan.Kegiatan binrohtal yg dilakukan bekerjasama dengan para da’i / ustad yang berada di kota martapura.

Kegiatan yang rutin dilakukan di dalam rumah tahanan Polres Banjar hari ini Kamis, 31 Agustus 2017 di isi oleh Ust Isnadi yang merupakan purnawirawan polri. Adapun inti dari tausiahnya bahwa para tahanan adalah harus bisa menjadikan hal ini sebagai ajang intropeksi diri, orang di dalam tahanan bukan berarti lebih hina,bisa saja para tahanan lebih mulia kedudukannya disisi Allah dari pada kita kita yang berada diluar. Sebagaimana Allah memuliakan Nabi Yusuf ketika di penjara.
Ust Isnadi berpesan agar lebih banyak memanfaatkan waktu didalam penjara dengan membuat amalan agama sebagai bekal di akhirat nantinya.
Kegiatan tausiah berlangaung sekitar 15 menit yang diakhiri dengan doa bersama.Para tahanan sangat antusias dan penuh khidmat mendengarkan mengikuti pembinaan rohani tersebut.
Ipda Samud mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu langkah preemtif untuk mengurangi niat para tahanan untuk berbuat ulah didalam sel tahanan.

Berikan komentar