Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Indra Purwadi Sosialisasikan Larangan Pungli Kepada Warga Binaannya |  Cegah Pungli, Ini Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Bripka M. Nasrullah Diwilayah Binaan |  1 warga Lokcantong dan 1 warga Benua Anyar diamankan Polsek Simpang Empat gara – gara Sabu |  Sholat berjamaah rutin dilakukan Bripka Hermansyah bersama anggota Polsek Simpang Empat lainya di Masjid At Taqwa |  Aipda Didik bersama anggota yang lain laksanakan sholat subuh berjamaah dimasjid Nurul Huda |  Dua personil Polsek Sambung Makmur laksanakan patroli dialogis serta blue light diwilayah hukum Sambung Makmur |  Warga Desa Benteng Dukung Polsek Pengaron Dalam Usut Para Pelaku Hoak |  Bripka Susanto Beserta Bripka Sugiarto Dan Aiptu Zainal Maghrib Berjamaah |  Cegah Karhutla, Ini Yang Selalu di Bagikan Bripka Mahmud Kepada Warga |  Bripka Subandrio Ajak Warga Desa Bawahan Pasar Stop Berita Hoax |  Anggota Polsek Martapura Timur Ini Rutin Mengajak Masyarakat Untuk Menolak Pungli |  Polsek Martapura Timur Bentang Spanduk Karhutla Bersama Warga | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Senin (4/9/2017) sekitar pukul 16.00 wita telah ditemukan seorang perempuan dalam keadaan meninggal di sungai Riam Kiwa Dusun Padang Daun Desa Banua Anyar Danau Salak Rt 5 Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.

Sebelumnya mayat tersebut ditemukan Megawati (22 thn) sekitar pukul 15.30 wita yang saat itu sedang mencuci teng (jeregen) di lanting (jamban) disungai, kemudian tersentuh rambut mayat

Arpiah (55 thn) warga Desa Banua Anyar Danau Salak Rt 01 Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar dengan posisi korban tertelungkup.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Astambul Iptu Mugiyono membenarkan kejadian tersebut. Selanjutnya saksi berteriak memanggil suaminya, dari teriakkan tersebut warga pun mendengar dan langsung mencek turun kelanting.

“Warga dan suami Megawati berusaha mengangkat kemudian ditaruh/diletakan dipelatar rumah Megawati dan segeralah mayat tersebut ditutupi dengan sehelai kain panjang mengingat korban tidak menggunakan celana luar atau dalam, tidak gunakan rok, baju yang digunakan hanya baju kaos warna merah”, ucap Kapolsek.

Lebih lanjut, dari keterangan adik ipar korban, korban sedang mencuci pakaian dan mandi disungai, sebelum ditemukan kurang lebih jarak 1 km dan dalam satu bulan terakhir  korban pernah berulangkali terjatuh tanpa diketahui penyababnya. Atas permintaan keluarga, korban tidak perlu di otopsi/visum karena sudah menerima kejadian tersebut.

 

 

 

 

Kategori: Polsek Astambul

Berikan komentar