Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Pemasangan Spanduk Muspika Kecamatan Mataraman |  Anggota Polsek Belimbing Brigadir Wira Adi Laksanakan Tadarusan Al Quran Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Bripka Dede Purnama Laksanakan Sholat Ashar Berjamaan di Mesjid |  Petugas Jaga Lakukan Serah Terima Barang Inventaris |  Ka SPK Bersama Dua Orang Anggota Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Tarawih Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama di Mesjid |  Ka SPK Beserta Dua Orang Anggota Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Isya Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Ciptakan Wilayah Kondusif di Bulan Ramadhan, Polsek Matraman Laksanakan Giat Cipkon |  Makmurkan Mesjid Bripka Dedi Arifianto dan Brigadir Fuani Laksanakan Sholat Magrib Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Ka SPK Dan Anggota Polsek Belimbing Laksanakan Pengaturan Lalulintas Sore Di Sepanjang Jalan Belimbing Raya |  Ramaikan Mesjid Bripka Dedi Arifianto Dan Brigadir Fuani Laksanakan Sholat Ashar Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Bripka Andi Setiawan sosialisasikan larangan karhutla | 

POLRES BANJAR, POKSEK PENGARON – Polsek Pengaron melalui Kanit Binmas, Aiptu Arip Suntono, Ka. SPK, Aiptu Yuliadi dan Kasium Bripka Abisah Ruroni, Rabu (6/9/2017) sekitar pukul 10.30 wita, bertempat di desa Lubang, Kecamatan Pengaron, melaksanakan kegiatan rutin ‘Patroli Dialogis’ dan sosialisasi Karhutla kepada para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program Polri guna menolak Paham Radikalisme, Pro Kekerasan serta Paham ISIS.

Adapun personel yang melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis yaitu:
1. Ka SPK 2 Aiptu Yuliadi
2. Kanit Binmas Aiptu Arip Suntono dan,
3. Kasium Bripka Abisah Ruroni

Adapun maksud dan tujuan diadakannya kegiatan adalah:
1. Masyarakat memahami dan mengerti bahaya akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),
2. Terjadinya sinergitas antara Polri dan masyarakat sehingga bila terjadi kebakaran hutan dan lahan dapat di cegah secara dini dan cepat,
3. Agar kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang membuka lahan pertanian dengan cara membakar, tetapi cukup melakukan pembersihan dan dirapikan.

Sumber : Humas Polsek Pengaron
Editor    : Dimas/Joko
Publish  : Andyan

Kategori: Polsek Pengaron

Berikan komentar