Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  KBO Sat Sabhara Polres Banjar Dan Anggota Laksanakan Sholat Isya Di Mesjid Sabilal Muhtadin Desa Sungai Pinang |  Ipda H Harsono Dan Bripka Wahyu Jatmika Laksanakan Sholat Dzuhur Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Bripka Wahyu Jatmika Ajak Masyarakat Desa Kupang Rejo Laksanakan Pemilu Damai |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Yang Datang Ke Mako Polsek Belimbing |  Beginilah Cara Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Larangan Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Cegah Pungli Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Stop Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Kegiatan Patroli Cipta Kondisi Polsek Karang Intan |  Giat Senin Sore di Mapolres Banjar |  Ipda H.Tatak Laksanakan Pemeriksaan Surat-surat |  Budayakan Tertib Berlalu Lintas | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Tim Gabungan Samuak Saliur Polres Banjar melaksanakan rekontruksi penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang digelar di Jalan Pelabuhan Gang Al Wardiyah Rt 9 RW 3 Kelurahan Murung Keraton, Selasa (19/9/2017) pagi. Sebanyak 31 personil ditambah seluruh personil saat Reskrim Polres Banjar yang tercantum dalam surat perintah Kapolres Banjar diterjunkan untuk mengamankan jalannya rekontruksi

Rekontruksi ini merupakan reka ulang atas pembunuhan Arif Rahman oleh Malik pada saat hari kemerdekaan 17 Agustus 2017 lalu. Nampak ratusan warga sudah menunggu dan memenuhi tempat dilaksanakannya rekontruksi tersebut. Dengan sigap, Tim Samuak Saliur Polres Banjar mengamankan jalannya rekontruksi dari luar garis police line.

Dalam rekontruksi pembunuhan tersebut melibatkan 10 orang sebagai pemeran. Mereka terdiri dari delapan saksi, satu korban yang diperagakan oleh personil Polres Banjar dan seorang pelaku yang diperankan oleh tesangka Malik langsung.

Melibatkan dua pria, Malik sebagai pelaku dan Gt Arif Rahman sebagai korban (yang diperankan oleh Polisi) serta delapan orang saksi lainnya, mereka siang itu memperagakan sebanyak 52 adegan. Meski sempat terjadi beberapa beda pendapat antara saksi dan pelaku, namun hal itu tidak menghambat pelaksanaan rekontruksi.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrim AKP Sofyan, S.I.K saat dikonfirmasi terkait hal itu dirinya tidak menampiknya.

Menurutnya AKP Sofyan, pihak Kepolisian mengambil dan mencatat seluruh adegan baik berdasarkan pengakuan pelaku ataupun keterangan saksi-saksi, yang mana nantinya akan dikaji ulang.

“Rekonstruksi ini dilakukan bertujuan untuk memperjelas suatu perkara. Memang pada saat dilakukan rekontruksi tadi, ada jenjang pendapat antara pelaku dengan saksi. Tapi tadi sudah mengambil dua versi seluruh adegan, yang mana untuk kami kaji ulang,” jelasnya.

Berikan komentar