Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  KEGIATAN KRYD, CIPKON DAN PATROLI DIALOGIS POLSEK KARANG INTAN |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Personil Polsek Pengaron Lakukan Patroli Jalan Kaki |  Cek tahanan secara periodik |  Polsek Gambut Lakukan Patroli ke Tempat Rawan kriminalitas |  Ciptakan situasi yang aman kondusif, Polsek Simpang Empat giatkan Sispam Mako |  Deteksi Teror malam hari, Aipda Imam pimpin Sispam Mako |  Kehadiran personil Polsek Simpang Empat memberikan rasa aman pengunjung pasar malam |  Aipda Wahyu J Makmurkan Masjid Dengan Shalat Magrib Berjamaah |  Patroli jalan kaki di Pasar Malam |  Memakmurkan Masjid Dengan Shalat Berjamaah di Lakukan Kspk Bripka Lahuddin Dan Briptu Aditya |  Aipda Wahyu J Makmurkan Mesjid Dengan Shalat Dzuhur Berjamaah | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Tim Resmob Polda Kalimantan Selatan bersama Resmob Polres Banjar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi di Jalan Martapura Lama Km 21 Desa Sungai Rangas Hambuku RT 05 Kecamatan Martapura Barat pada 25 Mei 2017 lalu.

Tim gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar yang dipimpin oleh Kapolsek Martapura Barat Iptu Wahyudi, S.Sos berhasil menangkap Fitriansyah alias Ifit (30) warga Desa Bakung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar yang merupakan DPO kasus Curas tersebut di Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Selasa (26/9/2017) sekitar pukul 19.00 Wita.

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki pelaku, karena berusaha melarikan diri ketika Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar dibawah Komando Kapolsek Martapura Barat Iptu Wahyudi meminta pelaku menunjukan lokasi tempat kejadian yang sebenarnya,

“Pelaku terpaksa kita lumpuhkan karena berusaha kabur,” jelas Iptu Wahyudi singkat.

Untuk diketahui, kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan pelaku tersebut terjadi pada akhir bulan Mei lalu, akibat kejadian itu, satu korban meninggal dunia atas nama, Sapuani (50) warga Desa Keliling Benteng Ulu RT. 001 RW. 001 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar dan Abdul Wahab yang menderita luka tusuk di bagian perut.

“Pelaku ini bisa dibilang sangat sadis dan kejam, karena ketika melakukan aksinya, pelaku ini tidak segan-segan melukai, bahkan membunuh korbannya, seperti yang terjadi di Jalan Martapura Lama Km 21, pada 25 Mei 2017 lalu,” terang Iptu Wahyudi.

Ditambahkan Iptu Wahyudi, setelah dibawa ke RSUD Ratu Zalecha, Martapura, untuk mendapatkan pengobatan, pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Banjar, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Setelah kami bawa ke RSUD Ratu Zalecha, pelaku kini sudah kita amankan di Mapolres Banjar,” ucap Iptu Wahyudi.

Terpisah, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H sangat mengapresiasi dengan kinerja Tim Resmob Polda Kalsel dan Resmob Polres Banjar yang dipimpin oleh Kapolsek Martapura Barat itu.

Menurut Nette Boy sapaan akrab Kapolres Banjar, keberhasilan tim gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar tersebut, berkat kesolidan dan kekompakan anggota Resmob Polda Kalsel dan Resmob Polres Banjar dalam mengungkap kasus Curas yang terjadi hampir empat bulan itu.

Dijelaskan Kapolres Banjar, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas terukur kepada para penjahat yang tergolong sadis seperti pelaku yang dilumpuhkan Tim Gabungan Resmob itu, tentunya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami ingatkan kepada para penjahat untuk tidak macam-macam di wilayah Kabupaten Banjar, karena kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada pelaku kejahatan, demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Banjar,” tegas AKBP Takdir Mattanete.

 

Berikan komentar