Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Memakmurkan masjid dengan Sholat Subuh keliling berjamaah Kapolsek Karang Intan dan anggota |  GIAT KRYD, CIPKON, BLUE LIGHT DAN PATROLI DIALOGIS PETUGAS JAGA POLSEK KARANG INTAN |  Makmurkan Masjid dengan Sholat Subuh berjamaah |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Bhabinkamtibmas Polsek Matraman mengajak warga cegah karhutla di wilayah Matraman |  Anggota Polsek Matraman Patroli dialogis bertemu warga Desa |  Bhabinkamtibmas sampaikan dan bagikan maklumat Kapokda Kalsel |  Kanit Binmas Sambang ke sekolahan bertemu dewan guru. |  Bhabinkamtibmas Aipda Subandriyo Bagikan maklumat Kapolda kalsel tentang larangan karhutla |  Anggota Polsek Matraman patroli blue light di malam hari |  Anggota piket Polsek Matraman patroli siang |  Bhabinkamtibmas Aipda Subandriyo sambang warga | 
Banjar.kalsel.polri.go.id – Dalam hal mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jajaran Polsek Aranio, Polres Banjar, terus bergerak memberikan sosialisasi secara masif kepada masyarakat dengan mengedepankan fungsi Pembinaan Masyarakat.
Seperti yang dilakukan, Bhabinkamtibmas Desa Aranio Bripka D. Aprianto SE terus melaksanakan sosialisasi dengan memasang spanduk himbauan karhutla di desa Aranio Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar,  Selasa (26/09/2017).
Kapolres Banjar AKBP Takdir Matanette, S.H,  S.I.K, M.H melalui Kapolsek Aranio Iptu Sugiarto, SH membenarkan kegiatan dimaksud. “Sosialisasi terkait karhutla terus kami lakukan setiap hari dan setiap kesempatan. Selain memasang spanduk kami (Polsek Aranio, Polres Banjar) juga menyebarkan brosur, memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat dan melaksanakan patroli dialogis. Harapannya dengan gencar dilakukan sosialisasi terkait larangan membakar hutan dan lahan, dapat mengurangi jumlah kebakaran hutan dan lahan. Selain itu secara perlahan mindset masyarakat untuk membuka lahan baru untuk perkebunan dengan cara dibakar dapat ditinggalkan” ujar Kapolsek.

 

 

 

Berikan komentar