Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Ps. Kspk Bripka Fajeri. W Dan Bhabinkamtibmas Bripka M. Rif’an Sholat ‘Ashar Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Sosialisasikan Larangan Melakukan Pungli |  Sosialisasi Larangan Membakar Hutan Dan Lahan Kepada Masyarakat |  Sampaikan Bahaya Faham Radikal Kepada Masyarakat, Ini Harapan Anggota Polsek Aranio |  Kanit Sabhara Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Ponpes Darussalam Martapura |  Jalin Kedekatan Polri dan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Sambang Desa Binaan |  Kapolsek Martapura Timur Pimpin Apel Pagi |  Kanit Sabhara Giat Ploting Pagi |  Ps. Kspk Bripka Fajeri. W Dan Bhabinkamtibmas Bripka M. Rif’an Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Bhabinkamtibmas menghimbau kepada remaja yang ditemuinya untuk jauhi narkoba |  Anggota Polsek Matraman Patroli dialogis bertemu warga masyarakat |  Ciptakan situasi yang aman kondusif tercipta karena Patroli Cipkon | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Polres Banjar melalui Polsek Martapura Barat berhasil menangkap seorang pelaku yang diduga sebagai pengedar dan penjual obat keras jenis pil zenit di Jalan Martapura Lama Km 21 Desa Pengalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (26/9/2017) sekitar pukul 14.30 Wita.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete,S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Martapura Barat Iptu Wahyudi, S.Sos. membenarkan perihal penangkapan pelaku yang diduga sebagai pengedar zenit tersebut.

“Pelaku berinisial U (40 th) yang sehari-hari berprofesi sebagai petani, merupakan warga Desa Tajau Ladung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar,” terang Iptu Wahyudi.

“Pelaku berhasil kami amankan tanpa perlawanan dengan barang bukti 200 butir pil zenith siap edar,” lanjut Iptu Wahyudi.

“Untuk pelaku beserta barang bukti kini sudah kami amankan di Mapolsek Martapura Barat dan akan kita jerat dengan pasal 197 Jo 106 Undang-undang RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” tutup Iptu Wahyudi.

Berikan komentar