Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Personil polsek sambung makmur himbau warga agar tidak bakar lahan sembarangan |  Banit sabhara polsek aambung himbau warga agar tidak bakar hutan sembarangan |  Bripda Bahtiar himbau warga agar tidak bakar hutan sembarangan |  Personil polsek sambung sosialisasikan maklumat kapolda |  Banit sabhara polsek sambung sosialisasikan maklumat kapolda |  Bripda Bahtiar sosialisasikan maklumat kapolda kalsel |  Personil polsek sambung sebarkan maklumat kapolda |  Banit Sabhara polsek sambung sebarkan maklumat Kapolda |  Bripda Bahtiar sebarkan maklumat kapolda |  Kapolsek AKP Idit Aditya, S. Sos Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 |  Aipda Adi Ajak Warga Bersama – Sama Mencegah Karhutla |  Personil Polsek Sungai Tabuk Sosialisasi Stop Karhutla Kepada Warga Pematang Panjang | 

banjar.kalsel.polri.go.id- Polsek Aranio melakukan patroli gabungan pencegahan Karhutla Jum’at (13/10/17 ). Instansi yang terlibat diantaranya TNI, Manggala Agni dan Masyarakat Kecamatan Aranio.

“Sebelum kami melaksanakan patroli, terlebih dahulu kami melaksanakan apel kesiapan di halaman kantor Manggala Agni wilayah Kecamatan Aranio untuk menentukan sasaran patroli,” kata Bripka Ari.

Daerah sasaran patroli yang dimaksud Bripka Ari yakni daerah yang sering terjadi Karhutla seperti di tahun-tahun lalu. Dijelaskan, kegiatan patroli sekaligus monitoring untuk memastikan masyarakat di desa mana saja yang mulai membuka lahan, sehingga menjadi bahan sasaran patroli berikutnya.

“Kami mendata daerah mana yang masyarakatnya sudah memulai membuka lahan ladang,” jelasnya.

Lebih lanjut Bripka Ari menjelaskan, untuk persoalan Karhutla perlu penangganan serius oleh semua pihak. Untuk itu, perlu diintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga lingkungan dari Karhutla.

“Agar masyarakat memahami dan menyadari tentang dampak dari Karhutla. Perlu ada pendekatan dan berikan pemahaman kepada masyatakat,” kata dia.

Larangan membakar hutan dan lahan atau kebun, bukan lah larangan Polisi, TNI atau pemerintah daerah. tetapi, kata dia, itu merupakan perintah undang–undang yang harus dilaksanakan.

Karena akan berdampak bagi kehidupan manusia.

“Karhula menimbulkan kabut asap. Merusak ekosistem kehidupan dan merusak kesehatan serta menggagu transportasi di darat, laut dan udara,”terangnya.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Matanette, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Aranio Iptu Sugiarto, SH mengatakan ” patroli gabungan beberapa intasi pemerintah itu sekaligus menyambangi masyarakat untuk melakukan pendataan daerah daerah rawan Karhutla sebagai sasaran patroli, sehingga patroli yang dilakukan tepat sasaran. “Ini harus dilakukan secara rutin agar masyarakat memahami tentang dampak kebakaran hutan dan lahan, sehingga mereka tidak melakukan itu,” tandasnya.

Kategori: Polsek Aranio

Berikan komentar