Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  KBO Sat Sabhara Polres Banjar Dan Anggota Laksanakan Sholat Isya Di Mesjid Sabilal Muhtadin Desa Sungai Pinang |  Ipda H Harsono Dan Bripka Wahyu Jatmika Laksanakan Sholat Dzuhur Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Bripka Wahyu Jatmika Ajak Masyarakat Desa Kupang Rejo Laksanakan Pemilu Damai |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Yang Datang Ke Mako Polsek Belimbing |  Beginilah Cara Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Larangan Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Cegah Pungli Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Stop Pungli Pada Warga Desa Kupang Rejo |  Kegiatan Patroli Cipta Kondisi Polsek Karang Intan |  Giat Senin Sore di Mapolres Banjar |  Ipda H.Tatak Laksanakan Pemeriksaan Surat-surat |  Budayakan Tertib Berlalu Lintas | 

banjar.kalsel.polri.go.id- Polsek Aranio melakukan patroli gabungan pencegahan Karhutla Jum’at (13/10/17 ). Instansi yang terlibat diantaranya TNI, Manggala Agni dan Masyarakat Kecamatan Aranio.

“Sebelum kami melaksanakan patroli, terlebih dahulu kami melaksanakan apel kesiapan di halaman kantor Manggala Agni wilayah Kecamatan Aranio untuk menentukan sasaran patroli,” kata Bripka Ari.

Daerah sasaran patroli yang dimaksud Bripka Ari yakni daerah yang sering terjadi Karhutla seperti di tahun-tahun lalu. Dijelaskan, kegiatan patroli sekaligus monitoring untuk memastikan masyarakat di desa mana saja yang mulai membuka lahan, sehingga menjadi bahan sasaran patroli berikutnya.

“Kami mendata daerah mana yang masyarakatnya sudah memulai membuka lahan ladang,” jelasnya.

Lebih lanjut Bripka Ari menjelaskan, untuk persoalan Karhutla perlu penangganan serius oleh semua pihak. Untuk itu, perlu diintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga lingkungan dari Karhutla.

“Agar masyarakat memahami dan menyadari tentang dampak dari Karhutla. Perlu ada pendekatan dan berikan pemahaman kepada masyatakat,” kata dia.

Larangan membakar hutan dan lahan atau kebun, bukan lah larangan Polisi, TNI atau pemerintah daerah. tetapi, kata dia, itu merupakan perintah undang–undang yang harus dilaksanakan.

Karena akan berdampak bagi kehidupan manusia.

“Karhula menimbulkan kabut asap. Merusak ekosistem kehidupan dan merusak kesehatan serta menggagu transportasi di darat, laut dan udara,”terangnya.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Matanette, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Aranio Iptu Sugiarto, SH mengatakan ” patroli gabungan beberapa intasi pemerintah itu sekaligus menyambangi masyarakat untuk melakukan pendataan daerah daerah rawan Karhutla sebagai sasaran patroli, sehingga patroli yang dilakukan tepat sasaran. “Ini harus dilakukan secara rutin agar masyarakat memahami tentang dampak kebakaran hutan dan lahan, sehingga mereka tidak melakukan itu,” tandasnya.

Kategori: Polsek Aranio

Berikan komentar