Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kanit bhimas polsek martapura kota hadiri kegiatan di desa |  Kanit sabhara dan kanit bhimas polsek martapura kota sholat dzuhur berjamaah |  Giat rutin apel pagi polsek martapura kota |  Kanit Binmas Dan Tiga Anggota Polsek Pengaron Lakukan Patroli Cipta Kondisi Ke Warga Maniapun |  Giat rutin cw pagi polsek martapura kota sepanjang jalan menteri empat |  Kanit Sabhara Hadiri Lokakarya Mini Puskesmas Lintas Sektoral Gambut |  Makmurkan Tempat Ibadah Bhabnikamtibmas Lakukan Sholat Dhuhur Berjamaah |  Cegah Laka Lantas di sepanjang Jalan A. Yani, Polsek Simpang Empat tempatkan anggotanya di titik rawan Laka |  Cuaca Hujan Tidak Menjadi Penghalang Kspk Poksek Karang Intan Aiptu Sutarto Dan Bhabinkamtibmas Bripka M. Rif’an Tetap Sholat Isya Berjamaah Bersama Warga Desa Karang Intan |  Kegiatan Commander Wish rutin dilaksanakan Polsek Simpang Empat untuk hadirkan rasa aman bagi masyarakat |  Tim Gabungan Operasi Yustisi Di Wilkum Sungai Tabuk, Jaring Pengunjung Warung Tidak Memiliki Kartu Identitas Diri |  Rasa aman dirasakan pengguna Jalan A. Yani karena kehadiran anggota Polsek Simpang Empat | 
 

banjar.kalsel.polri.go.id-polresbanjar.polsekkarangintan. – Senin (12/03/2018) – Kapolsek Karang Intan Ipda Margito secara langsung memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang larangan memberi atau menerima sesuatu dengan tujuan tertentu ( pungli ) di daerah sekitar wilayah Kec. Karang Intan.

Himbauan ini dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Karang Intan Briptu Jihad Al Akbar ketika menyambangi para warga di Desa Pandak Daun Kecamatan Karang Intan Kab. Banjar untuk memberikan pesan terkait tentang praktek pungli dan suap kepada para kepala desa maupun perangkat desa lainnya guna mencegah terjadinya praktek pungli yang menjadi momok bagi bangsa ini.

“Dalam lingkup desa maupun kecamatan, kita akan terus lakukan pembinaan dan penyuluhan kepada aparatur maupun perangkat desa untuk menghindari terjadinya praktek pungli maupun suap,” ucap Margito.

Berikan komentar