Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Aiptu Zainal Dan Dua Anggota Polsek Pengaron Lakukan Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Benteng |  Kanit Sabhara Dan Empat Anggota Polsek Pengaron Sholat Jum’at Berjamaah |  Kanit bhimas polsek martapura kota sambang desa |  Bripka Sutrisno Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga |  Ciptakan Situasi Aman, Polsek Sungai Tabuk Hadirkan Anggota Di Pasar Malam |  Bhabinkamtibmas Bripka Ahyat Noor Dan Bripka Dede Purnama Melaksanakan Jum’at Keliling di Mesjid Al Hijriah Desa Mataraman |  Datangi Warganya, Bripka Ahyat Noor Sosialisasikan Punhli |  Di Desa Tanah Abang, Bripka Dede Sosialisasikan Pungli Kepada Warga |  Cegah terjadinya hal yang tidak diinginkan piket jaga laksanakan sispam mako polsek astambul |  Temui Warganya, Bripka Ahyat Noor Bagikan Brosur Larangan Karhutla |  Kabur Tiga Hari, Pelaku Pembacok Pembakal Ditangkap |  Sosialisasikan Karhutla, Ini Yang di Sampaikan Bhabinkamtibmas Kepada Warga | 

Banjar.kalsel.polri.go.id. Polsek Kertak Hanyar – Polsek Kertak Hanyar melaksanakan pemeriksaan kendaraan bermotor dalam rangka “Operasi Kepolisian Simpatik Intan 2018”. Senin (12/03/2018)

Dalam pelaksanaan yang dipimpin oleh Kanit Lantas Ipda Sutikno tersebut menemukan sebanyak 9 pelanggar.

Terhitung dari tanggal 05 Maret 2018 sampai dengan 26 Maret 2018, Jajaran Polda Kalsel melaksanakan Operasi Terpusat Simpatik Keselamatan Intan 2018

Kapolsek Kertak Hanyar Ipda Joni Arif menjelaskan selama digelarnya operasi ini, polisi lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Penegakan hukum dilakukan secara selektif prioritas guna meningkatkan simpatik masyarakat terhadap polantas guna mendukung kebijakan promoter, dalam rangka terciptanya kamseltibcar lantas dengan fungsi lantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang public.

Terpisah Kanit Lantas Ipda Sutikno menjelaskan sasaran operasi adalah segala bentuk pelanggaran lalu lintas. Namun ada beberapa sasaran pelanggaran prioritas, seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat berkendara, pengendara belum cukup umur, dan berboncengan lebih dari satu orang.

“Sasaran operasi adalah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tegas Ipda Sutikno

Sementara tujuan operasi, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta demi terwujudnya situasi kamseltibcar lantas.

Berikan komentar