Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Yang Dilakukan Polsek Martapura Barat Dalam Beribadah |  Aiptu Zainal Aqli Dan Bripda Indra Jaya Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Desa Pengaron |  Sholat Berjamaah Yang Dilakukan Personil Martapura Barat |  Polsek Belimbing Adakan Acara Nonton Bareng Piala Dunia Di Desa Sungai Pinang |  Memanfaatkan Warung Serta Pos Kamling Untuk Nonbar Ini Yang Dilakukan Polsek Martapura Barat |  Bripka Robenson Bagikan Maklumat Kapolda |  Bersinergi amankan Haul Akbar ke 212 Maula  Syekh Arsyad Al Banjari |  Bripka Zainudin Renggur, SH bagi – bagikan selebaran larangan Karhutla di Desa Cabi |  Selain Nonbar Polsek Martapura Barat Mewarung Bersama Warga |  Hujan tak jadi hambatan pengamanan haul |  Melalui DDS Bripka Zainudin sosialisasikan larangan Karhutla |  Polsek Martapura Barat Giat Nonbar Bersama Warga | 

Banjar.kalsel.polri.go.id. Polsek Kertak Hanyar – Polsek Kertak Hanyar melaksanakan pemeriksaan kendaraan bermotor dalam rangka “Operasi Kepolisian Simpatik Intan 2018”. Senin (12/03/2018)

Dalam pelaksanaan yang dipimpin oleh Kanit Lantas Ipda Sutikno tersebut menemukan sebanyak 9 pelanggar.

Terhitung dari tanggal 05 Maret 2018 sampai dengan 26 Maret 2018, Jajaran Polda Kalsel melaksanakan Operasi Terpusat Simpatik Keselamatan Intan 2018

Kapolsek Kertak Hanyar Ipda Joni Arif menjelaskan selama digelarnya operasi ini, polisi lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Penegakan hukum dilakukan secara selektif prioritas guna meningkatkan simpatik masyarakat terhadap polantas guna mendukung kebijakan promoter, dalam rangka terciptanya kamseltibcar lantas dengan fungsi lantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang public.

Terpisah Kanit Lantas Ipda Sutikno menjelaskan sasaran operasi adalah segala bentuk pelanggaran lalu lintas. Namun ada beberapa sasaran pelanggaran prioritas, seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat berkendara, pengendara belum cukup umur, dan berboncengan lebih dari satu orang.

“Sasaran operasi adalah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tegas Ipda Sutikno

Sementara tujuan operasi, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta demi terwujudnya situasi kamseltibcar lantas.

Berikan komentar