Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Bhabinkamtibmas Polsek Matraman mengajak warga masyarakat untuk ikut mencegah pungli |  Antusias masyarakat mendonlowd Aplikasi Smart Polres Banjar |  Polsek Simpang Empat sosialisasikan Aplikasi Smart Polres Banjar kepada masyarakat |  Cegah kemacetan di Jalan A. Yani, personil Polsek Simpang Empat lakukan pengaturan arus Lalu lintas |  Pelaksanaan Apel Pagi Di Polsek Gambut |  Kanit Binmas Polsek Gambut Pimpin Apel Pagi |  Kasi Humas perkenalkan layanan online aplikasi SMART Polres Banjar, kepada Masyarakat. |  Pimpin Commander Wish Pagi, Ipda Muji Lestari lakukan hal ini |  Anggota piket melaksanakan patroli siang di obyek vital dan pantau arus lalin |  Anggota Polsek Matraman patroli di SPBU antisipasi antrian |  Antisipasi macet di pagi hari, Polsek Simpang Empat tempatkan personilnya di sepanjang Jalan A. Yani |  Cek barang inventaris di mako polsek astambul | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar – Polsek Sungai Tabuk – Penemuan Mayat di dalam box yang terbuat dari plastik yang menghebohkan warga pemakuan laut sungai tabuk akhirnya Polres Banjar pun bergerak cepat untuk mengungkap motif dalam kasus ini.

Terlihat, Waka Polres Banjar Kompol Aji Lukman bersama Tim Inafis Polres Banjar yang membawa mayat dalam box plastik ke RSUD Ulin Banjarmasin, akhirnya bisa mengenali korban pembunuhan ini melalui sidik jari.
Kapolsek Sungai Tabuk AKP Idit Aditya, S. Sos membenarkan bahwa nama korban adalah Linda Wati (32 tahun), merupakan warga Anjir Serapat Timur, Kapuas, Kalimantan Tengah. Sedangkan untuk tersangka, ia belum menyampaikan, karena masih dalam proses penyelidikan.
“Dari sidik jari korban, bisa dilacak karena terkoneksi dengan data online KTP elektronik, sehingga memudahkan kami untuk mengenali korban,” ucap Kapolsek Sungai Tabuk, AKP Idit Aditya, Minggu (10/6/2018).
Peristiwa ini penemuan mayat yang membuat warga Desa Pemakuan geger ini berdasarkan keterangan salah seorang saksi, yakni Muhammad Said  bahwa sekitar pukul 00.30 Wita, Minggu (10/6/2018) dinihari, ia bersama sejumlah jamaah Mushala Al Musyarrofah sedang melakukan tadarus Al Qur’an, kedatangan seorang pria yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter.

Kemudian, dia mampir di depan mushala. Saat itu, Muhammad Said bersama teman-temannya tengah duduk di teras mushala mendapat titipan  barang bawaan pria ini berupa box yang terbuat dari plastik dengan alasan bahwa box itu berisi barang dagangannya.
“Orang itu bilang menitipkan barang bawaan sebentar, sebab ia akan mengambil HP (handphone) yang tertingal. Karena tidak curiga apa-apa, kami hanya mengiyakan,” ujar saksi Muhammad Said.

Berikan komentar