Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Giat apel cipkon polsek astambul dipimpin langsung oleh Kapolsek astambul Akp Samsu Darsono |  Kehadiran anggota Polsek Simpang Empat di acara hiburan musik Dangdut membuat masyarakat merasa terayomi |  Ciptakan situasi aman kondusif di acara hiburan musik Dangdut, ini yang dilakukan anggota Polsek Simpang Empat |  Polsek Simpang Empat lakukan pengamanan hiburan musik dangdut di Desa Banua Anyar |  Ciptakan rasa aman untuk pengunjung pasar malam, ini yang dilakukan Bripka Imam |  Aipda Sunardi dan Bripka Imam laksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid At Taqwa Desa Simpang Empat |  Makmurkan Masjid At Taqwa, ini yang dilakukan Bripka Imam |  Patroli obyek vital dan razia Premanisme rutin dilaksanakan setiap hari oleh Polsek Simpang Empat |  KA SPK Bripka Imam pimpin kegiatan rutin Patroli Blue Light |  Kehadiran anggota Polsek Simpang Empat saat pelaksanaan Patroli Blue Light membuat masyarakat merasa aman terayomi |  Ciptakan situasi yang aman kondusif, Bripka Imam Priyono pimpin Patroli Cipkon |  Patroli Blue Light rutin dilaksanakan Polsek Simpang Empat setiap malam untuk cegah kejahatan | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar – Berbekal dengan informasi masyarakat akhirnya SN (53) warga Gudang Tengah berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk karena terlibat dalam peredaran Obat Carnophen alias Zenith,
Sebelumnya, petugas unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk melakukan pengintaian dan setelah di geledah di dalam rumah nya polisi menemukan 15 (lima belas) keping atau 150 butir obat Zenith Carnophen serta uang tunai sebesar Rp 153.000, (seratus lima puluh tiga ribu rupiah).
Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, SH, S.IK, MH, melalui Kapolsek Sungai Tabuk AKP Idit Aditya, S. Sos mengatakan tertangkapnya pelaku berkat informasi dari masyarakat bahwa di daerah gudang tengah ada yang menjual obat Zenith,” ungkap Kapolsek.
Selanjutnya, Pelaku beserta barang bukti diamankan dan di bawa ke Mapolsek Sungai Tabuk guna proses lebih lanjut.
“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 197 Jo 106 ayat (1) UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar,” ujarnya.

Kategori: Satuan Reskrim

Berikan komentar