Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Personil Polsek Aranio Melaksanakan Kegiatan Kunjungan Silaturahim Serta Sholat Subuh Berjama’ah |  Personil Polsek Aranio Melaksanakan kegiatan K2YD / Cipkon di wilayah Polsek Astambul |  Bripka Dody Laksanakan Giat Patroli |  Apel Pagi Polsek Aranio |  Cegah terjadinya kecelakaan lalu lintas Polsek Aranio laksanakan pengaturan lalu lintas pagi hari di Jalan P.M. Noor |  Rapat Dalam Rangka sehubungan dengan semakin dekatnya jadwal pelaksanaan Musabagoh Tilawatil Qur’an Nasional XLIII LI Syi’aril islamTingkat Kabupaten Banjar tahun 2019 |  Himbauan Larangan Karhutla Kspk Bripka Fajeri. W Bersama Pemuda Warga Desa Jingah Habang Hilir Karang Intan |  Himbauan Tolak Pungli Kspk Bripka Fajeri. W Dengan Pemuda Warga Desa Jingah Habang Hilir Karang Intan |  Himbauan Tolak Pungli Kanit Binmas Aipda Didik. D Bersama Tokoh Masyarakat Desa Jingah Habang Hilir Karang Intan |  Kanit Binmas Aipda Didik. D Himbauan Larangan Karhutla Bersama Tokoh Masyarakat Desa Jingah Habang Hilir Karang Intan |  Sosialisasi Stop Pungli Terus Dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Brigadir Rijani |  SOSIALISASI PENGURANGAN RESIKO BENCANA (PRB) | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar – Satreskrim Polres Banjar melangsungkan konferensi pers terkait kasus pembunuhan yang menewaskan Dahlia, seorang ibu muda yang masih berusia 23 tahun dengan 1 orang anak, di desa Simpang Tiga, Kecamatan Mataraman, beberapa waktu lalu.

Pelaku pembunuhan terhadap seorang ibu muda tersebut, tak lain adalah Ruliansyah, suami korban sendiri.

“Motif daripada pelaku membunuh istrinya tersebut, si pelaku murka karena selalu disudutkan oleh korban lantaran pelaku merupakan seorang pengangguran. Atas dasar itulah pelaku tega menghabisi nyawa istrinya dengan menggunakan senjata tajam jenis badik,” kata Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Wakapolres Kompol Joseph Edward Purba saat memimpin berlangsungnya konferensi
pers, Selasa (18/9/2018), sore.

Dikatakan Joseph Edward Purba, petugas tak butuh waktu lama untuk mengamankan pelaku tersebut, meski pelaku sempat melarikan diri meninggalkan Kabupaten Banjar.

“Sebelum akhirnya diamankan petugas, diketahui pelaku sempat melarikan diri ke rumah pamannya di daerah Hulu Sungai Tengah, kemudian Resmob Polres Banjar langsung berkoordinasi dengan Resmob Hulu Sungai Tengah untuk dilakukan penangkapan terhadap pelaku,” terang Joseph Edward Purba.

Disebutkan Joseph Edward Purba, pelaku membunuh istrinya dengan cara menusukkan badik tersebut ke bagian bawah leher sebelah kanan korban.

“Dari aksi nekat pelaku ini, korban mengalami luka tusuk sedalam 3 Cm dengan lebar 2 Cm, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia seketika itu juga,” tambahnya.

Atas perbuatannya ini, korban dijerat pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara. Dalam pelaksanaan konferensi pers kali ini, Wakapolres Banjar didampingi Kasubbag Humas Iptu Sugiarto, KBO Reskrim Ipda Munthe, Kanit Resmob Ipda Nur Arin, Kapolsek Mataraman AKP Rissan Simaremare, dan Kanit Reskrim Polsek Mataraman Ipda Andi Pratekno.

Berikan komentar