Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Sambangi obyek vital dan warung malam untuk antisipasi Tindak Pidana |  KA SPK Bripka Imam Priyono pimpin Patroli Blue Light di sepanjang Jalan A. Yani |  Selalu Lengkapi Kelengkapan Pribadi Maupun Surat Menyurat |  Selalu Patuhi Aturan Lalu Lintas |  Tilang Pengendara Yang Tidak Sesuai Ketentuan |  Police Weekend |  Tetap Semangat Dihari Libur |  Siap Amankan Jalur Dihari Libur |  KA SPK Bripka Imam Priyono pimpin giat Comander Wish di Jalan A. Yani |  Liburan Aman Dijaga Polisi |  Kami Ada Dihari Libur Anda |  Apel Sebelum Pelaksanaan Tim Urai Macet | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar. – Cegah terjadinya pungli dan gratifikasi, Aipda Zainudin Renggur, SH rutin sampaikan himbauan kepada masyarakat tentang larangan pungli. Sabtu (13/10/2018).

Untuk menciptakan pelayanan publik yang bersih bebas dari pungli maupun percaloan, Aipda Zainudin Renggur, SH yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Cabi mendatangi kantor – kantor instansi yang ada di Kecamatan Simpang Empat khususnya di wilayah Desa Cabi, tujuan kedatangan Bhabinkamtibmas tersebut adalah untuk menyampaikan pesan atau himbauan – himbauan khususnya tentang larangan melakukan pungutan liar atau pungli saat memberikan pelayanan kepada masyarakat serta himbauan untuk tidak melakukan gratifikasi karena perbuatan tersebut melanggar Hukum dan dapat diancam hukuman pidana, hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atau aparat pemerintahan bahwa pungli dan gratifikasi adalah perbuatan yang dilarang dan melanggar hukum, kehadiran Aipda Zainudin Renggur, SH ditengah tengah masyarakat untuk menyampaikan himbauan tentang larangan pungli dan gratifikasi tersebut mendapat respon yang positif dari masyarakat di Desa Cabi.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H. S.I.K. M.H. melalui Kapolsek Simpang Empat Iptu Endris Ary Dinindra, S.I.K mengatakan ” Kegiatan Bhabinkamtibmas yang memberikan pemahaman tentang larangan pungli dan gratifikasi tersebut bertujuan untuk menciptakan pelayanan publik yang bersih bebas dari pungli dan percaloan”. ucap Iptu Endris Ary Dinindra, S.I.K.

Berikan komentar